Karya Teater yang Muncul pada Zaman Yunani Kuno

Sejarah dan Sosial
Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.
Konten dari Pengguna
10 April 2024 22:56 WIB
·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Ilustrasi karya teater yang muncul pada zaman yunani kuno adalah. Foto: Pexels
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi karya teater yang muncul pada zaman yunani kuno adalah. Foto: Pexels
ADVERTISEMENT
sosmed-whatsapp-green
kumparan Hadir di WhatsApp Channel
Follow
Karya teater yang muncul pada zaman Yunani Kuno adalah merupakan signifikansi budaya penting lain dalam pengenalan Yunani.
ADVERTISEMENT
Teater adalah bentuk hiburan yang dapag dinikmati secara luas oleh masyarakat. Berikut adalah pembahasan lebih lanjut mengenai teater Yunani.

Apa Karya Teater yang Muncul pada Zaman Yunani Kuno?

Ilustrasi karya teater yang muncul pada zaman yunani kuno adalah. Foto: Pexels
Teater merupakan salah satu dari berbagai bentuk seni yang ada pada masa Yunani Kuno yang pertama kali ditemukan pada 1000 SM.
Teater pada masa Yunani Kuno memainkan peran penting dalam kehidupan religius dan budaya. Kala itu, orang Yunani membangun teater yang disebut Amphitheatres.
Amphitheatres biasanya berada di sisi bukit dengan tempat duduk berjenjang yang terbuat dari batu mengelilingi panggung dalam bentuk setengah lingkaran.
Teater Yunani memiliki struktur yang berbeda, termasuk penggunaan paduan suara, topeng dan kostum. Sedangkan beberapabtema yang sering dibawakan adalah politik, agama, dan moralitas.
ADVERTISEMENT
Teater Epidauros dan Teater Dionysos di Athena dibangun untuk menggelar pementasan drama dan komedi untuk menghibur masyarakat.
Teater Yunani Kuno memiliki beberapa penulis naskah, termasuk Aeschylus, Sophocles, Euripides, dan Aristophanes menurut buku Pengantar Yunani karya Gilad James.
Aeschylus adalah salah satu dari tiga penulis drama tragedi Athena, yang juga disebut sebagai bapak drama sarkas. Aeschylus berperan untuk menambah penokohan sehingga memungkinkan adanya konflik.
Euripides dikatakan oleh para sejarawan sudah menulis sebanyak 95 judul drama. Bahkan 18 judul drama Euripides masih ada hingga saat ini.
Terakhir adalah Aristophanes yang menulis karya terkenal seperti The Birds dan The Clouds. Dia bahkan muncul sebagai salah satu karakter dalam karya terkenal Socrates yang berjudul Symposium.
ADVERTISEMENT
Baru pada 753 SM, orang Romawi melanjutkan tradisi dari teater Yunani Kuno. Mereka membangun teater menyerupai Amphitheatres dengan bangunan yang lebih tertutup.
Kemudian dibangunlah Colosseum di Roma, Italia, yang melibatkan pertunjukan akrobat, tarian, hingga pertarungan. Tak mengherankan kalau ada seseorang atau hewan yang dibunuh di atas panggung.
Demikian adalah pembahasan mengenai karya teater yang muncul pada zaman Yunani Kuno. (SP)