Konten dari Pengguna

Kearifan Lokal Kalimantan Selatan yang Kaya akan Nilai Budaya

Sejarah dan Sosial

Sejarah dan Sosial

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.

ยทwaktu baca 2 menit

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Kearifan Lokal Kalimantan Selatan yang Kaya akan Nilai Budaya, Pexe;s/M. Noor TM
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Kearifan Lokal Kalimantan Selatan yang Kaya akan Nilai Budaya, Pexe;s/M. Noor TM

Kalimantan Selatan adalah provinsi yang terkenal dengan keindahan alam, dan kekayaan budayanya. Kearifan lokal Kalimantan Selatan merupakan hasil dari tradisi, adat, dan nilai yang terus diwariskan secara turun-temurun, dan masih dijaga hingga kini.

Dikutip dari Wahdah, Pendidikan Berbasis Kearifan Lokal Kalimantan Selatan, 5, berbagai suku yang hidup di Kalimantan Selatan diantaranya Suku Banjar, Suku Dayak, dan lainnya. Beragam suku di sini hidup berdampingan dan menciptakan warisan budaya yang unik.

Kearifan Lokal Kalimantan Selatan yang Kaya akan Nilai Budaya

Ilustrasi Kearifan Lokal Kalimantan Selatan, Pexels/alfian light

Berikut ini terdapat beberapa kearifan lokal Kalimantan Selatan yang memiliki filosofi dan harmoni dalam kehidupan masyarakat.

1. Baingkaan

Baingkaan dikenal juga dengan sebutan basamsaman, balalasaman, atau damprak. Baingkaan adalah permainan tradisional yang menuntut pemainnya berjalan dengan satu kaki.

Permainan lokal Kalimantan Selatan ini menggunakan lapangan tanah datar dengan pola T yang dihubungkan dengan lingkaran (gugumungan). Setiap pemain memerlukan batu pipih atau pecahan keramik yang disebut undas.

2. Gerobak Sapi dari Pelaihari

Gerobak sapi adalah transportasi tradisional yang menjadi ikon bagi Kecamatan Pelaihari, Kalimantan Selatan. Meskipun saat ini telah berlangsung perubahan zaman, alat ini masih tetap digunakan dan dipertahankan oleh masyarakat setempat.

3. Balogo dan Bagasing

Balogo adalah permainan tradisional khas Banjar yang menggunakan alat bernama logo dari tempurung kelapa. Alat permainan ini juga sering kali diperkuat dengan lelehan plastik. Permainan ini memerlukan stik pemukul untuk mendorong logo agar dapat mengenai dan menjatuhkan logo lawan.

Bagasing adalah permainan gasing khas Banjar. Permainan ini menggunakan tali untuk memutar gasing, dan tujuan permainan ini adalah menjatuhkan gasing lawan.

4. Payung Sinoman Haderah

Sinoman Haderah merupakan kesenian tradisional Banjar yang menjadi bagian dari prosesi pernikahan. Seni musik ini berbentuk iringan musik qasidah yang bertujuan menyambut para tamu dan pejabat.

5. Baayun Maulid

Baayun Maulid adalah tradisi masyarakat Kalimantan Selatan dan Tengah yang paling ikonik. Pada umumnya, tradisi ini dilakukan pada peringatan kelahiran atau Maulid Nabi Muhammad saw.

Tradisi ini melibatkan anak-anak yang diayun-ayun sambil pembacaan syair maulid, sebagai bentuk pengharapan berkah dari Allah Swt. Di Banjarmasin, kegiatan ini berpusat di area makam Sultan Suriansyah.

Kearifan lokal Kalimantan Selatan mencakup berbagai aspek kehidupan, mulai dari tradisi keagamaan, seni, permainan tradisional, dan nilai sosial. Melestarikan kearifan lokal artinya menjaga kekayaan budaya agar tetap hidup dan diwariskan kepada generasi anak cucu mendatang. (Win)

Baca Juga: Kearifan Lokal Aceh, Warisan Budaya yang Memperkaya Identitas Daerah