Konten dari Pengguna

Kegunaan Devisa bagi Kegiatan Negara

Sejarah dan Sosial

Sejarah dan Sosial

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi salah satu kegunaan devisa adalah. Foto: Pexels
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi salah satu kegunaan devisa adalah. Foto: Pexels

Salah satu kegunaan devisa adalah untuk membiayai kegiatan perdagangan luar negeri. Namun, selain itu juga masih banyak kegunaan devisa yang lain.

Ingin tahu lebih lanjut tentang kegunaan devisa? Simak pembahasannya melalui artikel di bawah ini.

Kegunaan Devisa

Ilustrasi salah satu kegunaan devisa adalah. Foto: Pexels

Dalam buku Membuka Cakrawala Ekonomi karya Imamul dan Giana, dipaparkan bahwa devisa adalah sejumlah valuta asing yang digunakan untuk membiayai transaksi perdagangan internasional.

Devisa biasanya ada di bawah pengawasan otoritas moneter yang biasanya adalah bank sentral di suatu negara. Dalam hal ini, Indonesia memiliki Bank Indonesia.

Besar kecilnya devisa di suatu negara akan dipengaruhi oleh perkembangan neraca pembayaran dan sektor moneter suatu negara. Umumnya, sumber utama devisa ada dua, yaitu:

Pendapatan ekspor neto atau surplus transaksi berjalan, merupakan selisih antara ekspor barang dan jasa dengan impor barang dan jasa.

Arus modal masuk neto atau surplus neraca modal, merupakan selisih antara modal yang masuk dan modal yang keluar.

Di antara kedua sumber tersebut, pendapatan ekspor merupakan sumber utama penambahan devisa negara. Lalu apa kegunaan devisa?

Devisa digunakan sebagai instrumen untuk memperlancar transaksi internasional sekaligus sebagai jaminan bagi tercapainya stabilitas moneter dan ekonomi makro suatu negara.

Tujuan utama devisa sendiri ada empat, yakni membayar impor tahun yang bersangkutan, cadangan pembayaran tiga bulan impor tahun yang akan datang, membayar cicilan utang luar negeri dan bunganya, juga cadangan kekayaan pendukung nilai rupiah.

Pada dasarnya, kegunaan devisa memiliki kemiripan dengan fungsi devisa. Adapun beberapa kegunaan dari devisa, antara laini:

  1. Membeli barang atau jasa dari luar negeri atau impor.

  2. Membayar hutang pokok serta bunga hutang luar negeri.

  3. Membiayai kegiatan perdagangan luar negeri.

  4. Membiayai perwakilan negara, seperti duta besar, konsulat, dan lainnya untuk kegiatan dinas di luar negeri.

  5. Membiayai pengiriman atlet, artis, siswa atau mahasiswa dalam berbagai kegiatan yang bersangkutan, seperti kompetisi olahraga, acara kebudayaan, studi banding, pertukaran pelajar, dan lain sebagainya.

Demikian adalah pembahasan tentang devisa dan berbagai informasi yang terkait. Ternyata banyak kegunaan devisa yang belum diketahui. (SP)