Konten dari Pengguna

Kehidupan Politik Kerajaan Mataram Kuno beserta Sistem Pemerintahannya

Sejarah dan Sosial

Sejarah dan Sosial

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi kehidupan politik kerajaan mataram kuno. Sumber: pexels
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi kehidupan politik kerajaan mataram kuno. Sumber: pexels

Dalam sejarah kerajaan di Indonesia, nama Kerajaan Mataram Kuno tentu tak asing lagi di telinga. Kerajaan yang bercorak Hindu-Buddha dengan dua dinasti ini merupakan cikal bakal Kesultanan Yogyakarta dan Surakarta.

Sebagai salah satu kerajaan besar di Indonesia, kehidupan politik Kerajaan Mataram Kuno sangat menarik untuk diketahui. Pada artikel ini akan diuraikan penjelasan mengenai kehidupan politik kerajaan mataram kuno beserta sistem pemerintahannya.

Kehidupan Politik Kerajaan Mataram Kuno

Ilustrasi kehidupan politik kerajaan mataram kuno. Sumber: pexels

Terdapat dua dinasti pada Kerajaan Mataram Kuno, yaitu Dinasti Sanjaya yang beragama Hindu dan Dinasti Syailendra yang beragama Buddha.

Dikutip dari buku KEHIDUPAN MASYARAKAT PADA MASA PRAAKSARA, MASA HINDU BUDHA, DAN MASA ISLAM karya Tri Worosetyaningsih, kedua dinasti tersebut saling bersaing berebut pengaruh dan kadang-kadang memerintah bersama-sama.

Prasasti Kedu atau Prasasti Mantyasih mencantumkan silsilah raja di Kerajaan Mataram. Berikut silsilah raja yang pernah memerintah di Mataram:

  1. Rakai Mataram Sang Ratu Sanjaya

  2. Sri Maharaja Rakai Panangkaran

  3. Sri Maharaja Rakai Panunggalan

  4. Sri Maharaja Rakai Warak

  5. Sri Maharaja Rakai Garung

  6. Sri Maharaja Rakai Pikatan

  7. Sri Maharaja Rakai Kayuwangi

  8. Sri Maharaja Rakai Watuhumalang

  9. Sri Maharaja Rakai Dyah Balitung

Tahun 778 hingga 856 sering disebut pemerintahan selingan. Sebab Dinasti Syailendra dan Dinasti Sanjaya berkuasa dengan silih berganti.

Dinasti Syailendra yang beragama Buddha mengembangkan Kerajaan Mataram Kuno berpusat di Jawa Tengah bagian selatan.

Sedangkan, Dinasti Sanjaya yang beragama Hindu mengembangkan kerajaan berpusat di Jawa Tengah bagian Utara.

Sistem Pemerintahan Kerajaan Mataram Kuno

Berikut akan dijabarkan mengenai sistem pemerintahan kerajaan Mataram Kuno.

1. Dipimpin oleh Dua Dinasti

Kerajaan Mataram Kuno diperintah oleh dua dinasti yang memiliki corak yang berbeda, yaitu Wangsa Sanjaya (Hindu) serta Wangsa Syailendra (Buddha).

Wangsa Sanjaya berkuasa pada Kerajaan Mataram Kuno di Jawa Tengah, sedangkan Wangsa Syailendra di Jawa Tengah pada bagian selatan.

2. Kekuasaan Tertinggi Dipegang oleh Raja

Sistem pemerintahan Kerajaan Mataram Kuno selanjutnya ialah kekuasaan tertinggi dipegang oleh raja. Pada kerajaan di masa Hindu-Buddha, raja dianggap sebagai penjelmaan dewa di dunia.

3. Penerapan Sistem Pajak

Pajak merupakan sumber penghasilan dan kekayaan kerajaan pada masa kerajaan Mataram Kuno. Pada catatan di beberapa prasasti, pajak di desa ditarik setelah masa panen sebanyak dua kali setiap tahunnya.

Selanjutnya, uang pajak itu diserahkan kepada raja oleh pimpinan daerah daerah.

Demikianlah penjelasan mengenai kehidupan politik kerajaan mataram kuno beserta sistem pemerintahannya. (ARH)