Kekaisaran Mongol dan Wilayah Kekuasaan yang Berada di Bawah Naungannya

Sejarah dan Sosial
Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.
Konten dari Pengguna
4 April 2024 22:09 WIB
·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Ilustrasi Kekaisaran Mongol. Sumber: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Kekaisaran Mongol. Sumber: Unsplash
ADVERTISEMENT
Kekaisaran Mongol menjadi pembahasan yang menarik dalam bidang sejarah karena pengaruhnya yang sangat besar.
ADVERTISEMENT
Dikutip dari buku Travel Guide Book with Si Juki oleh Yahya M, Kekaisaran Mongol didirikan pada 1206 oleh Genghis Khan. Kekaisaran tersebut adalah perkumpulan suku-suku nomaden di Mongolia yang berhasil disatukan.
Lantas, bagaimana penjelasan lengkap mengenai Kekaisaran Mongol?

Mengenal Kekaisaran Mongol dan Wilayah Kekuasaannya

Ilustrasi Kekaisaran Mongol. Sumber: Unsplash
Kekaisaran Mongol bermula dari banyak suku nomaden dengan pekerjaan sebagai penggembala ternak. Seringkali antar suku terlibat perselisihan karena berbagai hal.
Seorang Kepala Suku Kerait bernama Genghis Khan mulai berusaha menyatukan berbagai suku tersebut. Dengan peperangan dan diplomasi, pada akhirnya ia berhasil menciptakan Kekaisaran Mongol pada tahun 1206.
Kekaisaran tersebut terus dikembangkan oleh Genghis Khan hingga berhasil menaklukkan berbagai wilayah perbatasan. Bahkan, mereka berhasil dinobatkan sebagai penguasa paling besar pada masanya.
ADVERTISEMENT
Karena kekuatan yang dimiliki, Kekaisaran Mongol berhasil meluluhlantakkan berbagai dinasti yang kuat. Mulai dari Dinasti Abbasiah, Dinasti Jin, Dinasti Song, sampai Kerajaan Khwarezmian.
Kekaisaran Mongol memiliki pemanah dan penunggang kuda yang handal. Kekuatan tersebut mampu mengalahkan pasukan Rusia, Tiongkok, Eropa Timur, Iran, dan wilayah lainnya. Tentunya hal tersebut semakin membuat nama Kekaisaran Mongol terkenal sebagai kekaisaran yang tak terkalahkan.
Pembagian kerja masyarakat Kekaisaran Mongol tidak begitu jelas. Seringkali baik laki-laki maupun perempuan saling berbagi tugas. Mulai dari mendirikan kemah, menyiapkan bahan makanan, menjaga anak, sampai mengemudikan gerobak.
Masyarakat Kekaisaran Mongol mempunyai keyakinan yang merupakan perpaduan dari spiritual tradisional, pemujaan leluhur, dan animisme. Mereka juga percaya pada kekuatan dukun yang dapat menjalin komunikasi dengan roh.
ADVERTISEMENT
Di akhir hayat Genghis Khan, Kekaisaran Mongol terbagi menjadi empat kerajaan yaitu Golden Horde di Rusia, Kekhanan Chagatai di Asia Tengah, Ilkhanate di Persia, dan Dinasti Yuan di China.
Setiap pembagian tersebut dipimpin keturunan Genghis Khan serta mempunyai kepentingan maupun musuh sendiri. Terjadinya berbagai perpecahan menjadi gerbang runtuhnya Kekaisaran Mongol.
Hingga Kekhanan Chagatai dan Ilkhanate berhasil direbut oleh Kekaisaran Timurid. Di sisi lain, Dinasti Yunan dikalahkan Dinasti Ming. Penguasa dari Dinasti yang merasa dendam kemudian menghancurkan ibu kota dan harta Kekaisaran Mongol.
Nah, itu dia sekilas pembahasan mengenai Kekaisaran Mongol dan wilayah kekuasaannya. (LAU)