Kekurangan dan Kelebihan Demokrasi Pancasila yang Harus Diketahui

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Kekurangan dan kelebihan demokrasi Pancasila, di antaranya menghargai dan menjunjung tinggi hak asasi manusia, tetapi masih rawan terjadi praktik KKN.
Berikut ulasan tentang kekurangan dan kelebihan demokrasi Pancasila yang perlu dipelajari.
Apa Itu Demokrasi Pancasila?
Seperti dilansir situs fahum.umsu.ac.id, demokrasi Pancasila adalah suatu konsep demokrasi yang berlandaskan nilai-nilai yang terdapat dalam Pancasila atau dasar negara Indonesia.
Konsep demokrasi Pancasila merujuk kepada sistem politik yang diterapkan di Indonesia di mana semuanya berjalan sesuai prinsip serta nilai-nilai Pancasila.
Ciri-ciri demokrasi Pancasila, antara lain:
Mengutamakan kedaulatan rakyat.
Didasarkan kepada nilai-nilai Pancasila.
Gotong royong.
Kerja sama.
Adanya pengakuan terhadap keberagaman di Indonesia.
Penghargaan atas HAM.
Adanya lembaga eksekutif, legislatif, serta yudikatif.
Mendorong partisipasi aktif masyarakat.
Adapun nilai-nilai dari demokrasi Pancasila ialah menjunjung tinggi kemanusiaan yang adil dan beradab, pengakuan serta tanggung jawab terhadap Tuhan Yang Maha Esa, menciptakan persatuan dan kesatuan bangsa, serta mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat.
Kekurangan dan Kelebihan Demokrasi Pancasila
Berikut adalah kekurangan dan kelebihan demokrasi Pancasila, yaitu:
1. Kekurangan Demokrasi Pancasila
Kurangnya pengetahuan: massa umum yang tidak dibekali pengetahuan atau pemahaman sangat mungkin menentukan pilihan yang salah dalam pemilihan umum.
Kecurangan pemilu: praktik kecurangan pun amat rentan terjadi saat pemilu atau pemilihan umum.
2. Kelebihan Demokrasi Pancasila
Menghargai serta menjujung tinggi HAM: terjaminnya hak asasi manusia atau hak-hak dasar yang melekat dalam diri manusia sejak lahir.
Mementingkan musyawarah untuk mufakat: keputusan tidak diambil oleh satu pihak saja, tetapi hasil perundingan yang disepakati bersama.
Mendahulukan kepentingan rakyat: kepentingan rakyat harus selalu berada di atas kepentingan pribadi maupun golongan.
Mencapai tujuan bersama berlandaskan keterbukaan serta kejujuran: prinsip keterbukaan serta kejujuran begitu dijunjung tinggi. Demokrasi Pancasila dinilai lebih adil dan tidak sewenang-wenang.
Dilakukan oleh rakyat dan untuk rakyat: dalam demokrasi Pancasila, publik benar-benar memegang kekuasaan serta pendapat penting.
Itulah kekurangan dan kelebihan demokrasi Pancasila yang penting diketahui. Kendati dilakukan oleh rakyat dan untuk rakyat, tetap masih ada potensi kecurangan dalam praktiknya. (DN)
