Konten dari Pengguna

Kenapa Gunung Everest Bersalju Sepanjang Tahun? Ini Alasannya

Sejarah dan Sosial

Sejarah dan Sosial

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Kenapa Gunung Everest Bersalju. Unsplash/Raimond Klavins
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Kenapa Gunung Everest Bersalju. Unsplash/Raimond Klavins

Kenapa gunung Everest bersalju sepanjang tahun sering menjadi pertanyaan yang menarik perhatian, terutama bagi yang tertarik pada fenomena alam ekstrem.

Gunung ini, yang terletak di perbatasan Nepal dan Tibet, dikenal dengan puncaknya yang selalu tertutup salju bahkan di musim panas. Kondisi tersebut bukan sekadar keunikan visual, melainkan hasil dari faktor ilmiah yang kompleks.

Dikutip dari situs mounteverest.info, salju abadi di puncak Everest terjadi karena kombinasi suhu ekstrem, ketinggian yang luar biasa, serta proses meteorologis yang terus berlangsung sepanjang tahun.

Kenapa Gunung Everest Bersalju?

Ilustrasi Kenapa Gunung Everest Bersalju. Unsplash/Raimond Klavins

Kenapa gunung Everest bersalju erat kaitannya dengan ketinggian yang melebihi 8.800 meter di atas permukaan laut. Ketika berada di level ini, suhu udara sangat rendah, bahkan bisa mencapai minus 40 derajat Celsius saat musim dingin.

Tekanan atmosfer pun sangat rendah, sehingga kandungan oksigen dan panas di udara tidak mencukupi untuk mencairkan es atau salju.

Bahkan ketika musim panas tiba, suhu di puncak Everest tetap berada di bawah titik beku, membuat salju tetap bertahan.

Letaknya yang berada di kawasan Himalaya juga menjadikan Everest sebagai titik penangkap uap air dari angin lembap Asia Selatan. Ketika uap air ini naik ke ketinggian ekstrem, terjadi proses kondensasi dan langsung berubah menjadi salju.

Fenomena ini terjadi terus-menerus, sehingga lapisan salju terus bertambah dari waktu ke waktu, bahkan saat cuaca tampak cerah.

Faktor Alam yang Menjaga Salju Tetap Bertahan

Ilustrasi Kenapa Gunung Everest Bersalju. Unsplash/Xin HUANG

Kenapa gunung Everest bersalju juga disebabkan oleh radiasi matahari yang tidak efektif menghangatkan permukaan gunung.

Atmosfer yang tipis tidak mampu menyimpan panas dalam jumlah besar. Akibatnya, energi panas yang masuk tidak cukup kuat untuk mencairkan es dan salju.

Ditambah angin kencang di puncak yang membawa partikel air beku, lapisan salju pun terus terjaga.

Kenapa gunung Everest bersalju sepanjang tahun merupakan hasil dari interaksi antara suhu ekstrem, tekanan rendah, dan proses alami yang terus berlangsung.

Kondisi geografis dan atmosferik Everest menjadikan puncaknya tetap tertutup salju tanpa henti, menjadikannya simbol megah dari kekuatan alam di ketinggian dunia. (Mona)

Baca Juga: 5 Pantangan Naik Gunung Agung untuk Pendaki Pemula