Kerajaan Larantuka: Latar Belakang serta Peninggalannya

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Kerajaan Larantuka adalah kerajaan bercorak Kristen yang berada di Pulau Flores, tepatnya di Nusa Nila. Kerajaan ini diperkirakan sebagai kerajaan Kristen pertama sekaligus terakhir di Indonesia.
Ande, Gabriel, dan Malo dalam Sejarah Kerajaan Larantuka Di Bawah Pemerintahan Raja Don Fransisco Ola Adobala DVG Pada Tahun 1665-1702 menyebutkan bahwa Kerajaan Larantuka ini banyak tidak diketahui oleh generasi muda, padahal memiliki banyak peninggalan bersejarah.
Untuk mengetahui sejarah Kerajaan Larantuka, simak penjelasannya di artikel berikut ini.
Sejarah Kerajaan Larantuka
Kerajaan Larantuka adalah kerajaan Kristen pertama dan terakhir yang ada di Indonesia. Letak Kerajaan Larantuka berada di Flores, Nusa Tenggara Timur.
Sejarah Kerajaan Larantuka diperkirakan berdiri pada abad ke-13 dan hegemoninya muncul saat Portugis mulai memasuki kawasan Timur Indonesia, yakni abad ke-16.
Kerajaan Larantuka ini menjalin hubungan kerja sama dengan Portugis, hingga Kerajaan Majapahit. Hubungan ini bermula saat bangsa Portugis memasuki kawasan Larantuka dalam perjalanannya menuju Maluku.
Pihak Portugis mengetahui jika di kawasan Larantuka terdapat komoditas yang laku di pasaran, seperti kayu cendana. Dari sinilah bangsa Portugis mulai menjalin kerja sama, seperti perdagangan dan menyebarkan ajaran Kristen Katolik.
Peninggalan Kerajaan Larantuka
Kerajaan Larantuka mempunyai beberapa peninggalan sejarah yang penting. Berikut ini sejumlah peninggalan Kerajaan Larantuka.
1. Ritual Adat
Salah satu peninggalan Kerajaan Larantuka adalah ritual adat atau tradisi kerajaan. Pada zaman dahulu, banyak ritual yang dilaksanakan oleh keluarga kerajaan. Misalnya adalah ritual keselamatan, upacara persembahan hewan ternak, dan lainnya.
Bukan hanya itu, Kerajaan Larantuka juga meninggalan ritual Semana Santa, yakni tradisi saat perayaan pekan suci paskah. Tradisi ini dilakukan selama 7 hari oleh umat Katolik.
2. Istana Raja Larantuka
Peninggalan Kerajaan Larantuka berikutnya adalah Istana Raja Larantuka yang mempunyai panjang 20 m, lebar 15 m, dan tinggi 8 m. Bangunan ini telah melalui berbagai tahapan renovasi dan pertama kali dibangun pada 1887 di bawah kepemimpinan Raja Don Lorenso.
3. Patung Tuan Ma
Peninggalan Kerajaan Larantuka yang terakhir adalah patung Tuan Ma. Tuan adalah nama bagi patung bunda Maria. Patung ini ditemukan tahun 1510 di Larantuka dan terdampar di sebuah kapal Portugis yang karam.
Demikian sederet informasi mengenai sejarah Kerajaan Larantuka dan peninggalannya. [ENF]
