Kerja Sama Indonesia dalam Kancah Multilateral beserta Bentuknya

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Kerja sama internasional multilateral sendiri adalah kerja sama antara beberapa negara yang tidak dibatasi dengan kawasan maupun wilayah.
Salah satu bentuk kerja sama yang diterapkan Indonesia adalah mulitlateral. Kerja sama Indonesia dalam kancah multilateral ini bertujuan untuk mempercepat perkembangan di berbagai bidang.
Berikut akan diuraikan penjelasan kerja sama Indonesia dalam kancah multilateral beserta dengan bentuknya.
Kerja Sama Indonesia dalam Kancah Multilateral
Dikutip dari buku Organisasi Internasional: Menyelisik Jejak Aksi dan Partisipasi NKRI karya Iga Zidan Fatahillah kerja sama internasional yaitu hubungan yang sifatnya global dan melampaui batas ketatanegaraan.
Untuk memenuhi kebutuhan dalam negara, Indonesia melakukan kerja sama internasional berbentuk multilateral.
Kerja sama multilateral ini diselenggarakan oleh para bangsa di dunia tanpa memandang wilayah atau perkembangan ekonomi suatu negara yang bergabung dalam kerja sama multilateral tersebut.
Bentuk Hubungan Internasional Multilateral Indonesia
Berikut ini pemaparan mengenai bentuk hubungan kerja sama internasional multilateral yang dilakukan Indonesia.
1. G-15
G-15 yaitu singkatan dari Group of 15, yang mempunyai fungsi sebagai wadah kerja sama ekonomi serta pembangunan negara-negara berkembang.
2. PBB atau United Nations
Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB) merupakan organisasi internasional, mulai berdiri pada tanggal 24 Oktober 1945 yang berkontribusi dalam perdamaian pasca Perang Dunia II.
3. World Trade Organizations (WTO)
World Trade Organizations (WTO) yaitu organisasi internasional yang mempunyai tujuan memajukan serta mendukung perdagangan internasional.
4. Food and Agricultural Organizations (FAO)
Food and Agricultural Organizations (FAO) merupakan organisasi yang bergerak pada bidang pangan dan berada dalam naungan PBB.
5. World Health Organizations (WHO)
World Health Organizations yaitu organisasi kesehatan tingkat dunia yang menjadi bagian dari PBB atau United Nations.
6. UNESCO
Pembentukan UNESCO dilakukan mulai 16 November 1945 dengan tujuan membangun perdamaian lewat kerja sama internasional di bidang pendidikan.
7. International Monetary Fund (IMF)
IMF merupakan organisasi internasional yang bergerak di bidang ekonomi. Tujuannya IMF, antara lain mengawasi sistem perekonomian pada masing-masing negara anggota, memberi pinjaman kepada negara dengan permasalahan neraca pembayaran, serta membantu negara anggota untuk melakukan modernisasi sistem perekonomian.
Demikian penjelasan mengenai kerja sama Indonesia dalam kancah multilateral beserta bentuknya. (ARH)
