Kerugian Sistem Ekonomi Liberal beserta Ciri-cirinya

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Sistem ekonomi liberal merupakan sistem yang sangat menjunjung tinggi semua hak kepemilikan pribadi. Oleh karena itu, kerugian sistem ekonomi liberal beserta ciri-cirinya perlu diketahui.
Dikutip dari buku Ilmu Pengetahuan Sosial karya Waluyo, sistem ekonomi liberal dikaitkan dengan sistem ekonomi kapitalis. Dimana pihak pemerintah berpotensi lebih dalam melakukan intervensi agar tidak terjadi monopoli antara pihak swasta satu dengan pihak swasta lain.
Pada artikel ini, akan dijelaskan kerugian sistem ekonomi liberal beserta ciri-cirinya.
Kerugian Sistem Ekonomi Liberal
Berikut ini adalah beberapa kerugian dari sistem ekonomi liberal:
1. Kesenjangan Perekonomian
Kesenjangan yang terjadi di dalam sistem ekonomi liberal yaitu, yang kaya akan semakin kaya dan yang miskin semakin miskin. Hal tersebut terjadi karena produsen tahu produk apa yang seharusnya diproduksi.
Terlebih untuk produsen yang sudah terkenal membuat pedagang baru menjadi kesulitan dalam menarik minat pasar.
2. Eksploitasi Sumber Daya Alam yang Berlebihan
Pada saat masyarakat membutuhkan barang tertentu, maka akan ada banyak produsen yang memproduksi barang tersebut secara bersamaan dan besar-besaran.
3. Terjadi Persaingan tidak Sehat
Sistem ekonomi ini menyebabkan para produsen berlomba-lomba menarik konsumen dengan cara apapun. Akibatnya terjadi persaingan yang tidak sehat.
4. Pedagang Baru Kesulitan Mencari Pendapatan
Para pedagang yang baru akan kesulitan dalam mencari kesempatan menarik konsumen karena banyaknya pedagang lama yang sudah duluan menguasai pasar.
Ciri-ciri Sistem Ekonomi Liberal
Berikut ini beberapa ciri-ciri yang dimiliki oleh sistem ekonomi liberal:
1. Harga Dibentuk di Pasar Bebas
Semua harga akan ditentukan di pasar bebas. Salah satu faktor penentu harga pasar yaitu kompetitor.
2. Kebebasan untuk Berusaha dan Bersaing
Di dalam sebuah pasar, tentu akan ada bisnis yang bergerak di bidang yang sama. Sehingga akan terjadi persaingan antar pedagang.
3. Campur Tangan Pemerintah Sangat Terbatas
Semua keputusan ekonomi ada di tangan pemilik usaha masing-masing. Dalam hal ini pemerintah tidak dapat mengubah kebijakan apapun.
4. Bebas Memiliki Alat Produksi Sendiri
Dalam hal ini, pemerintah tidak memiliki kekuasaan untuk melarang masyarakatnya mempunyai alat produksi sendiri yang dapat digunakan untuk mengembangkan usahanya.
5. Semua Kegiatan Ekonomi Didasarkan pada Prinsip Keuntungan
Semua pelaku ekonomi atau pemilik usaha bebas melaksanakan kegiatan ekonomi di bidang apa saja, asalkan berorientasi pada laba atau keuntungan.
Demikian penjelasan mengenai kerugian sistem ekonomi liberal beserta ciri-cirinya. (ARH)
