Konten dari Pengguna

Keruntuhan Kerajaan Gowa Tallo beserta Sejarah Kejayaannya

Sejarah dan Sosial

Sejarah dan Sosial

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Keruntuhan Kerajaan Gowa Tallo. Sumber: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Keruntuhan Kerajaan Gowa Tallo. Sumber: Unsplash

Ada banyak kisah menarik dan pelajaran yang dapat dibahas dari keruntuhan Kerajaan Gowa Tallo.

Dikutip dari buku Bahas Tuntas 1001 Soal IPS SD, kerajaan Gowa Tallo berada di Makassar, Sulawesi Selatan. Raja Gowa mempunyai gelar Daeng, sedangkan Raja Tallo bergelar Karaeng.

Hancurnya kerajaan ini adalah karena pengkhianatan putra mahkota Kerajaan Bone, yaitu Arupalaka.

Berdirinya Kerajaan Gowa-Tallo

Ilustrasi Keruntuhan Kerajaan Gowa Tallo. Sumber: Unsplash

Berdasarkan sejarah, pemimpin pertama dari kerajaan Gowa Tallo adalah Tumanurung Bainea yang merupakan seorang penguasa lokal Gowa di abad 14. Ratusan tahun lamanya Gowa memperebutkan hegemoni wilayah tersebut.

Sepanjang berdirinya Kerajaan Gowa Tallo, tercataat ada sedikitnya 30 orang raja yang memimpin kerajaan ini. Di antaranya yaitu:

  1. Tumanurung Bainea

  2. Tumassalangga Barayang

  3. Puang Loe Lembang

  4. I Tuniatabanri

  5. Karampang Ri Gowa

  6. Tunatangka Lopi

  7. Batara Gowa Tuminanga ri Paralakkena

  8. Pakere Tau Tunijallo ri Pasukki

  9. Karaeng Tumpa’risi

  10. Karaeng Lakiyung

  11. Karaeng Bontolangkasa

  12. I Tepukaraeng Daeng Parabbung

  13. Daeng Manrabbia Sultan Alauddin I

  14. Daeng Mattola Karaeng Lakiyung

  15. Karaeng Bonto Mangape Sultan Hasanudin

  16. Daeng Nguraga Sultan Amir Hamzah

  17. Karaeng Bisei

  18. Karaeng Sanrobone

  19. La Pareppa Tosappe Sultan Ismail Tuminanga ri Somba Opu

  20. I Mapparaungi Sultan Sirajuddin

  21. I Manrabbia Sultan Najamuddin

  22. I Mallawagau Sultan Abdul Chair

  23. I Mappibabasa Sultan Abdul Kudus

  24. Amas Madina Batara Gowa

  25. Daeng Riboko Arungmampu

  26. Karaeng Katanka Sultan Zainuddin

  27. Karaeng Bontolangkasa

  28. Karaeng Lembang Parang

  29. Karaeng Katangka Tuminanga

  30. Karaeng Lembang Parang Sultan Abdul Kadir

  31. Karaeng Katangka Sultan Idris

  32. Karaeng Lembang Parang Sultan Husain

Masa Kejayaan Kerajaan Gowa Tallo

Kejayaan Kerajaan Gowa Tallo ada pada 1653 yaitu dibawah pemerintahan Sultan Hasauddin dengan gelarnya yaitu Ayam Jantan dari Timur.

Di masa kejayaan inilah Kerajaan Gowa Tallo terkenal sebagai negara maritim yang merupakan pusat perdagangan timur nusantara. Pada bidang sosial, kerajaan ini berhasil memajukan pendidikan Islam dan kebudayaan.

Hal tersebut terbukti dari banyak murid dari Gowa Tallo yang menimba ilmu agama sampai Banten.

Keruntuhan Kerajaan Gowa Tallo

Ketika VOC berhasil menduduki sebagian besar kerajaan kecil di Sulawesi, Sultan Hasanuddin berupaya melawan dengan bantuan dari semua kerajaan Indonesia Timur.

Peperangan pun terjadi. Kerajaan Gowa Tallo dibawah pimpinan Sultan Hasanuddin melawan VOC yang terus menambah jumlah pasukan.

Alhasil, kerajaan Gowa Tallo terdesak dan pada tahun 1667 mengakui kekalahan yang ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Bongaya.

Setelah perjanjian, Sultan Hasanuddin harus turun tahta dan diganti oleh Sultan Amir Hamzah.

Itulah sekilas kisah mengenai Kerajaan Gowa Tallo beserta sejarah kekayaannya. (LAU)