Konten dari Pengguna

Ketahui Perbedaan Nilai Intrinsik dan Ekstrinsik Uang

Sejarah dan Sosial

Sejarah dan Sosial

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi perbedaan nilai intrinsik dan ekstrinsik uang. Foto: Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi perbedaan nilai intrinsik dan ekstrinsik uang. Foto: Pixabay

Uang merupakan suatu alat pembayaran yang sah dan dapat digunakan dalam transaksi jual beli. Sebagai benda yang penting, uang memiliki sejumlah nilai yang membuatnya makin berharga, yakni nilai intrinsik dan ekstrinsik.

Perbedaan nilai intrinsik dan ekstrinsik uang dapat dilihat dari berbagai aspek.

Ketahui berbagai perbedaan nilai intrinsik dan ekstrinsik uang dalam ulasan di bawah ini.

Perbedaan Nilai Intrinsik dan Ekstrinsik Uang

Ilustrasi perbedaan nilai intrinsik dan ekstrinsik uang. Foto: Pixabay

Berdasarkan buku Ekonomi Moneter Islam: Suatu Pengantar oleh Solikin M. Juhro, uang memiliki beberapa kategori nilai, yaitu nilai riil, nilai intrinsik, dan nilai ekstrinsik.

Nilai intrinsik merupakan nilai uang yang melekat pada uang itu sendiri, sedangkan nilai ekstrinsik dipengaruhi hubungan uang dengan hal dan atau benda lain.

Berikut adalah penjelasan mengenai perbedaan nilai intrinsik dan ekstrinsik uang yang perlu diketahui.

1. Nilai Intrinsik Uang

Nilai intrinsik uang adalah nilai uang yang melekat pada uang berdasarkan pada total biaya atas faktor produksi, mulai dari proses pembuatan hingga pencetakan uang.

Setiap mata uang pasti memiliki nilai intrinsik tersendiri. Di mana nilai intrinsik meliputi bahan baku, tenaga kerja, biaya cetak, dan lainnya.

Sebagai contoh, uang kertas senilai Rp100.000 menggunakan bahan baku kertas khusus yang nilainya setara dengan nominal uang tersebut.

Contoh lainnya adalah uang koin senilai Rp100 juga berarti menggunakan bahan koin yang nilainya setara.

2. Nilai Ekstrinsik Uang

Nilai ekstrinsik uang, disebut juga nilai nominal/token, merupakan nilai uang yang dipengaruhi oleh hubungannya terhadap hal atau benda yang lain.

Lebih lanjut, nilai ekstrinsik merupakan nilai yang disahkan secara legal oleh otoritas yang berwenang, dalam hal ini adalah Bank Indonesia.

Nilai ekstrinsik tidak selalu sejalan nilai intrinsik. Misal nilai intrinsik mata uang Rp2.000 sebenarnya berada di bawah angka tersebut. Hal itu menandakan bahwa nilai eksternal lebih tinggi daripada nilai internal uang.

Nilai ekstrinsik dibagi menjadi dua, yaitu:

  • Nilai ekstrinsik internal

Kemampuan uang untuk ditukarkan dengan barang dan atau jasa di dalam negara tersebut. Misalnya uang senilai Rp100.000 bisa digunakan untuk membeli pakaian.

  • Nilai ekstrinsik eksternal

Kemampuan uang sebagai mata uang lokal untuk ditukarkan dengan mata uang negara asing atau kemampuannya membeli barang di luar negeri.

Sebagai contoh adalah nilai ekstrinsik eksternal mata uang Indonesia setara dengan Rp15.000 per dolar Amerika.

Demikian penjelasan mengenai perbedaan nilai intrinsik dan ekstrinsik uang yang perlu diketahui. (SP)