Konten dari Pengguna

Ketua PPKI, Latar Belakang Pembentukan, beserta Tugasnya

Sejarah dan Sosial

Sejarah dan Sosial

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi ketua PPKI. Sumber: Irgi Nur Fadil/pexels.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi ketua PPKI. Sumber: Irgi Nur Fadil/pexels.com

PPKI atau Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia adalah suatu organisasi yang dibentuk setelah pembubaran BPUPKI untuk menyiapkan kemerdekaan Indonesia. Ketua PPKI adalah Ir. Soekarno, sedangkan wakilnya Mohammad Hatta.

Satia, Rimayani, Nuraini dalam Sejarah Ketatanegaraan Pasca Proklamasi Kemerdekaan 17 Agustus 1945 sampai 5 Juli 1959 di Indonesia menyampaikan bahwa PPKI termasuk sebagai organisasi bentukan Jepang yang dilakukan untuk menepati janjinya terkait kemerdekaan Indonesia.

Untuk mengetahui informasi lengkap mengenai sejarah dan ketua PPKI, cari tahu penjelasannya dalam bacaan ini.

Sejarah PPKI

Ilustrasi ketua PPKI. Sumber: el jusuf/pexels.com

Sebelum mencari tahu lebih lanjut tentang ketua PPKI, sebaiknya pahami dulu latar belakangnya. Sejarah pembentukan PPKI bermula dari Jepang yang mengalami kekalahan dalam Perang Pasifik. Setelah itu, di tahun 1944, Jenderal Kuniaki Koiso selaku Perdana Menteri Jepang mengatakan jika Indonesia akan diberikan kemerdekaan apabila Jepang berhasil memenangkan Perang Asia Timur Raya.

Pada 1 Maret 1945, dibentuk BPUPKI sebagai organisasi untuk menyelidiki usaha persiapan kemerdekaan Indonesia. BPUPKI mempunyai tugas untuk menyusun rancangan dasar negara Indonesia, Setelah rancangan tersebut berhasil disusun, BPUPKI dibubarkan tanggal 7 Agustus 1945 dan dibentuk PPKI. Organisasi tersebut berhasil diresmikan tanggal 9 Agustus 1945 dengan tugas untuk melanjutkan pekerjaan dari BPUPKI.

Ketua PPKI

Pada awal berdirinya, PPKI mempunyai sekitar 21 anggota di dalamnya. Adapun ketua PPKI adalah Ir. Soekarno didampingi dengan wakilnya, yaitu Mohammad Hatta.

Di antara 21 orang dalam PPKI, terdapat 12 anggota dari Jawa, 3 orang Sumatera, 2 orang Sulawesi, 1 orang Kalimantan, 1 orang Nusa Tenggara, 1 orang Maluku, serta 1 orang Tionghoa. Setelah itu, PPKI mempunyai tambahan 6 anggota tanpa diketahui oleh pihak Jepang.

Tugas PPKI

Untuk mempersiapkan kemerdekaan Indonesia, PPKI mempunyai beberapa tugas penting. Adapun sejumlah tugas PPKI adalah:

  • Melakukan penyusunan serta pengesahan konstitusi. Dalam hal ini, PPKI melakukan pengesahan UUD 1945 tanggal 18 Agustus 1945.

  • Menyusun serta mengesahkan dasar negara Indonesia, yaitu Pancasila.

  • Melakukan persiapan serta pembentukan pemerintahan.

  • Melakukan perjelasan wilayah Indonesia.

Itulah informasi penting mengenai ketua PPKI, sejarah, serta tugasnya. [ENF]