Kisah Asal Usul Suku Sasak Beserta Tradisinya

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Kisah mengenai asal usul suku Sasak menarik untuk diulas, termasuk mengenai tradisinya.
Dikutip dari Buku Ajar Kebudayaan dan Pariwisata oleh Muaini, suku Sasak merupakan penduduk asli dan suku mayoritas di Lombok, Nusa Tenggara Barat. Suku Sasak mempunyai sistem budaya yang ada dalam kitab Nagara Kartha Gama karya Empu Prapanca dan Majapahit.
Lantas bagaimana asal usul suku Sasak beserta tradisinya?
Asal Usul Suku Sasak
Ada beberapa teori yang menjelaskan tentang asal usul suku Sasak. Teori pertama mengatakan bahwa nama Sasak berasa dari kata 'sah' yang mempunyai arti pergi dan 'shaka', yaitu leluhur. Dengan kata lain, Sasak mempunyai arti pergi ke tanah leluhur.
Leluhur dari Suku sasak dipercaya dari Jawa, dilihat dari kemiripan aksara yang digunakan. Sedangkan, teori lain mengatakan nama Sasak berasal dari kata 'sak-sak' yang mempunyai arti sampan.
Dari teori kedua ini dapat dikatakan bahwa asal usul Suku Sasak berkaitan dengan datangnya nenek moyang suku Sasak ke tanah Pulau Lombok yang menggunakan sampan sebagai alat transportasinya.
Tradisi Suku Sasak
Berikut ini berbagai tradisi yang ada di suku Sasak:
1. Tradisi Merariq
Merariq merupakan tradisi suku Sasak mengenai pernikahan. Dalam tradisi ini, calon pengantin pria akan 'menculik' calon pengantin wanita selama 3 hari ke suatu tempat yang tidak diketahui orang tuanya.
Setelahnya, orang tua dari calon pengantin wanita akan 'menebus' sang anak serta melanjutkan pembicaraan tentang pernikahan keduanya.
2. Tradisi Peresean
Tradisi peresean dilakukan dua orang pria suku Sasak yang bertarung seperti gladiator. Tradisi ini tidak hanya pertunjukan adu kekuatan, tetapi mengandung nilai dan maksud tersendiri.
Salah satu nilai yang terkandung di dalamnya, yaitu untuk menyeleksi prajurit pada masa berdirinya Kerajaan Lombok. Pihak pemenang akan menjadi kandidat terkuat yang dipilih sebagai prajurit.
Tujuan kedua dari tradisi peresean adalah untuk memohon huan yang dilakukan pada bulan 7 menurut kalender suku Sasak.
Itu dia sekilas pembahasan mengenai asla usul suku Sasak beserta tradisinya.(LAU)
