Kisah Perang Badar, Pertempuran Pertama yang Dipimpin Nabi Muhammad

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Salah satu peristiwa penting dalam agama Islam adalah terjadinya Perang Badar. Oleh karena itu, informasi mengenai kisah Perang Badar menarik untuk diketahui lebih dalam oleh umat Islam.
Berdasarkan informasi dari buku Kisah-Kisah Ksatria Surga, Kamal as Sayyid, (2005:215), Perang Badar adalah pertempuran pertama dalam sejarah Islam. Dalam perang ini terdapat sekitar 313 pasukan muslimin yang berhadapan dengan 1.000 lebih pasukan kaum kafir.
Kisah Perang Badar sebagai Pertempuran Pertama dalam Sejarah Islam
Dikutip dari buku Sejarah Kebudayaan Islam, H. Abu Achmadi, (2021:40), kisah Perang Badar terjadi pada 17 Ramadan pada tahun 2 Hijriah. Lokasi terjadinya Perang Badar berada di daerah dekat mata air Badar, yang berada di antara Makkah dan Madinah.
Oleh sebab itu, perang ini disebut dengan Perang Badar, karena lokasi terjadinya perang berdekatan dengan mata air Badar. Tujuan dari perang ini adalah memelihara perdamaian, guna menentukan antara yang hak dan batil.
Diketahui awal dari terjadinya Perang Badar saat Rasulullah Saw. mendapat berita bahwa akan ada kafilah dagang dari kaum Quraisy yang lewat, dari Syam ke Makkah. Kafilah dagang ini dipimpin oleh Abu Sufyan bin Harb.
Abu Sufyan bin Harb merupakan bangsawan Quraisy yang sangat menentang kaum muslimin. Ia bersama teman-temannya kerap menindas hingga memerangi Islam sejak awal kedatangan, termasuk merampas banyak harta kaum muslimin.
Mengetahui berita tersebut, Rasulullah Saw. mengajak kaum muslimin untuk bergerak mendatangi rombongan kafilah tersebut. Abu Sufyan pun mendengar kabar bahwa Nabi Muhammad Saw. mengerahkan orang-orang untuk mencegat rombongan kafilah.
Abu Sufyan segera meminta pertolongan kepada kaum Quraisy lainnya untuk menjadi bala bantuan. Perang akhirnya terjadi dengan waktu yang relatif singkat.
Dikutip dari buku Mentari Kasih Sayang Rasulullah Saw. yang Meluluhkan Kebekuan Hati, Dr. Rasyid Haylamaz, (2021:20), Perang Badar berlangsung tidak lebih dari tiga jam. Hasil akhirnya pun berhasil dimenangkan oleh kaum muslim.
Diketahui sebelum dan selama perang berlangsung, Rasulullah Saw. memohon kepada Allah Swt. untuk diberikan kemenangan. Dengan izin Allah, meski jumlah pasukan kaum muslimin jauh lebih sedikit, namun mereka berhasil memenangkan Perang Badar.
Itu dia kisah Perang Badar sebagai perang pertama dalam sejarah agama Islam. Perang tersebut menjadi pengingat, bahwa Allah Swt. akan selalu memberikan bantuan dan pertolongan kepada setiap umat-Nya yang meminta dan berusaha. (Prima)
Baca juga: Kisah Nabi Zakaria Lengkap dari Lahir sampai Wafat
