Konten dari Pengguna

Kolonialisme: Latar Belakang, Perkembangan, dan Akibatnya

Sejarah dan Sosial

Sejarah dan Sosial

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi: Kolonialisme. Sumber: Mehmet Turgut Kirkgoz/Pexels.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi: Kolonialisme. Sumber: Mehmet Turgut Kirkgoz/Pexels.com

Apa yang dimaksud dengan kolonialisme? Kolonialisme merupakan upaya yang dilakukan suatu negara dengan tujuan menguasai wilayah di luar negaranya. Umumnya, kolonialisme akan berdampak cukup besar pada kehidupan suatu bangsa.

Indonesia sendiri pernah mengalami masa kolonialisme oleh beberapa negara lain. Lalu, bagaimana latar belakang kolonialisme, perkembangannya, dan apa akibatnya? Simak dalam penjelasan di bawah ini!

Latar Belakang Kolonialisme

Ilustrasi: Kolonialisme. Sumber: Kony Xyzx/Pexels.com

Dr. Tantri Bararoh, SE., M.Si., M.Ak. dalam buku berjudul Konstruksi Pengelolaan Keuangan Daerah Berbasis Pancasila menjelaskan bahwa kolonialisme asalnya dari kata colonia yang dalam bahasa Latin berarti tanah pemukiman atau jajahan.

Kolonialisme berawal dari perkembangan situasi ekonomi, yakni rempah-rempah menjadi komoditas yang cukup menguntungkan pasar internasional.

Itulah yang mendorong para pemilik modal di negara Eropa menjalankan ekspedisi ke Asia dan Afrika. Sebab, bahan baku rempah-rempah mudah diperoleh.

Adapun alasan bangsa Eropa datang ke wilayah Indonesia karena beberapa hal, yaitu:

  • Jatuhnya Konstantinopel ke kekuasan Turki Usmani memberikan dampak negatif untuk bangsa Eropa yang menjadi kesulitan, utamanya di bidang perdagangan.

  • Ekonomi dan perdagangan Eropa mulai menurun.

  • Penemuan bidang teknologi, seperti pelayaran, dan muncul penjelajahan samudra untuk mencari sumber daya di dunia baru.

  • Semangat melanjutkan Perang Salib.

Perkembangan Kolonialisme di Indonesia

Tujuan dari kolonialisme, yaitu penguasaan wilayah dengan maksud menguras sumber kekayaan demi perkembangan industri serta memenuhi kekayaan negaranya. Kolonialisme termasuk penaklukan dan penguasaan atas tanah serta harta benda suatu negara.

Dalam pemikiran Marxis, kolonialisme lama adalah kolonialisme pra kapitalis di Eropa Barat. Sedangkan, kolonialisme modern adalah bukan hanya mengambil upeti, harta benda, serta kekayaan dari negara-negara taklukannya, melainkan juga mengubah struktur perekonomian.

Adapun runtut perkembangan kolonialisme di Indonesia adalah:

  • Datangnya VOC.

  • Pemerintahan Herman Willem Daendels.

  • Pemerintahan Thomas Stamford Raffles.

Akibat Kolonialisme di Indonesia

Kolonialisme sifatnya lebih menjajah. Akibat dari kolonialisme yang semacam ini masih dapat dirasakan hingga sekarang, di antaranya berkenaan dengan struktur ekonomi dualisme dan struktur ketergantungan ekonomi negara berkembang kepada negara maju.

Akibat kolonialisme di Indonesia, yaitu:

  • Berhasil menetapkan beberapa kawasan administratif dan dikepalai oleh beberapa pejabat.

  • Adanya tanam paksa yang merugikan rakyat.

  • Ada pemberlakuan pajak yang masih digunakan hingga sekarang dan munculnya perbankan pertama di Indonesia yang sekarang terkenal sebagai Bank Indonesia.

  • Pergeseran sistem feodal menuju sistem kapitalis di mana sistem ini tidak sesuai di Indonesia. Sekarang pun pergeseran budaya masih sangat terlihat, misalnya budaya kebarat-baratan.

  • Banyak sekolah yang didirikan pada masa kolonialisme.

Itulah penjelasan tentang kolonialisme yang perlu diketahui. Semoga membantu! (Ek)