Konten dari Pengguna

Kondisi Sosial Budaya Negara Filipina, Ini Faktanya

Sejarah dan Sosial

Sejarah dan Sosial

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi bagaimana kondisi sosial budaya negara Filipina. Pexels/Krisia.
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi bagaimana kondisi sosial budaya negara Filipina. Pexels/Krisia.

Kondisi sosial budaya negara Filipina dapat dilihat dari jenis agama, jumlah penduduk, adat-istiadat, pakaian adat, pendidikan, dan lain-lain.

Mengutip dari buku Seri Negara ASEAN: Filipina, Marfauzi (2023:43) menjelaskan bahwa Filipina sendiri merupakan negara dengan komposisi masyarakat yang cukup beragam.

Penduduk negara dengan ibu kota Manila ini terdiri dari bangsa Melayu, Mestizo, Cina, dan pribumi yang penyebarannya tidak merata.

Kondisi Sosial Budaya Negara Filipina

Ilutstrasi bagaimana kondisi sosial budaya negara Filipina. Pexels/NIC LAW.

Untuk memahami bagaimana kondisi sosial budaya negara Filipina, ada beberapa hal yang perlu diketahui sebagai berikut:

1. Jumlah Penduduk

Jumlah penduduk Filipina pada tahun 2020 sekitar 110.967.500 jiwa. Negara ini memiliki pertumbuhan penduduk yang cukup tinggi dibandingkan dengan beberapa negara tetangganya di Asia Tenggara.

Filipina memiliki 100 suku bangsa dengan penduduk asli yang disebut suku Aeta atau Negrito. Sebagai negara bekas jajahan Spanyol, ada pula penduduk Spanyol yang disebut Mestizo.

Mayoritas masyarakat Filipina bekerja di sektor pertanian (27,2%). Sementara itu, 17,8% yang lain bekerja di perindustrian, kelistrikan, konstruksi, dan lain-lain. Sisanya bekerja di sektor layanan jasa, transportasi, asuransi, dan sebagainya.

2. Agama

Kristen Katolik menjadi agama dominan di Filipina dengan persentase sekitar 79,53% kemudian disusul penganut Kristen Protestan (9,13%).

Agama Islam umumnya dianut oleh masyarakat di bagian selatan Filipina, khususnya di Pulau Mindanao dan Kepulauan Sulu dengan persentase sebesar 6,10%.

Ada juga kelompok agama lain seperti Buddha, Hindu, dan agama tradisional meskipun jumlah pemeluknya jauh lebih kecil dibandingkan dengan agama lainnya.

3. Pendidikan

Filipina memiliki kebijakan wajib belajar 13 tahun. Jenjang pendidikan di negara ini meliputi pra-pendidikan dasar, pendidikan dasar, pendidikan menengah, dan sekolah tinggi. Selain hal demikian, ada pula sekolah khusus seperti Sekolah Islam dan Sekolah Cina.

4. Bahasa

Bahasa resmi negara Filipina disebut bahasa Tagalog. Selain itu, banyak penduduk Filipina yang menggunakan bahasa Inggris. Adapun bahasa daerah yang sering dipakai oleh komunitas setempat diperkirakan lebih dari 180 ragam bahasa yang berbeda.

5. Kebudayaan

Filipina memiliki kebudayaan yang cukup beragam. Beberapa kebudayaan yang perlu diketahui adalah sebagai berikut:

  • Tradisi : Mano Po (berjabat dan mencium tangan kepada yang lebih tua)

  • Kesenian tari: Tari Tinikling, Tari Crinosa, dan Tari Pangalay

  • Pakaian adat: Barong Tagalog (Laki-laki) dan Baro at Soya (Perempuan)

  • Rumah adat: Ifugao

  • Festival: Festival Sinulog, Panagbenga, Black Nazareno, dan MassKara.

Kondisi sosial budaya negara Filipina mencerminkan kondisi yang unik sekaligus menjadi identitas dari negara ASEAN ini. (Rudin)

Baca Juga: Keadaan Sosial Budaya di Negara Kamboja yang Perlu Diketahui