Konflik antara Sparta dan Athena di Yunani Kuno dan Sejarahnya

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Konflik antara Sparta dan Athena di Yunani Kuno menyebabkan terjadinya Perang Peloponnesia. Peristiwa tersebut terjadi pada 431 hingga 405 Sebelum Masehi.
Asrudin dalam Thomas Kuhn dan Teori Hubungan Internasional: Realisme sebagai Paradigma menyebutkan bahwa Perang Peloponnesia menandai sejarah gelap manusia sekaligus kejatuhan Athena.
Untuk mengetahui informasi lebih lanjut mengenai konflik antara Sparta dan Athena di Yunani Kuno, simak selengkapnya dalam artikel berikut.
Konflik antara Sparta dan Athena di Yunani Kuno
Sparta dan Athena adalah dua kota yang tergolong paling kuat di Yunani Kuno. Namun, kedua kota tersebut pernah mengalami konflik besar. Konflik antara Sparta dan Athena di Yunani Kuno tersebut menyebabkan meletusnya Perang Peloponnesia.
Perang tersebut terjadi dari tahun 431 Sebelum Masehi hingga 405 Sebelum Masehi. Melalui perang tersebut, terjadi peralihan kekuasaan dari Athena menuju Sparta. Dalam hal ini, Sparta pun tumbuh menjadi wilayah paling kuat di Yunani Kuno.
Sejarah Perang Peloponnesia
Sejarah Perang Peloponnesia bermula dari perselisihan yang terjadi antara Athena dengan Sparta. Korintus yang termasuk sebagai sekutu Sparta terlibat langsung dengan tentara Athena dan melanjutkan permusuhan terhadap wilayah tersebut.
Hal ini terjadi ketika Athena sedang mengancam kepentingan Korintus di kawasan Corcyra, sehingga turut menyeret Sparta. Situasi tersebut membuat Sparta mulai melakukan penyerbuan ke wilayah sekutu Athena, khususnya Attica.
Untuk melindungi wilayahnya, Athena membangun tembok yang membentang dari Kota Athena sampai pelabuhannya. Di samping itu, orang Athena memutuskan untuk memanfaatkan angkatan laut guna mengirim pasukannya ke kawasan Sparta menyerang area pemukiman penduduk.
Setelah perang berlangsung selama bertahun-tahun, Sparta akhirnya menawarkan perdamaian yang kemudian diterima oleh Athena. Perjanjian perdamaian tersebut bernama Nicias.
Dalam perjanjian tersebut, dinyatakan jika Athena serta Sparta saling melakukan pembelaan selama 50 tahun ke depan. Sayangnya, perjanjian ini hanya berlangsung selama 6 tahun.
Selanjutnya, perselisihan pun kembali terjadi antara Athena serta Sparta. Kala itu, Athena menyerang wilayah Sisilia. Sparta pun membentuk armada kapal perang. Peperangan ini berlangsung selama 1 dekade dan diakhiri dengan kekalahan Athena.
Demikian sederet informasi mengenai konflik antara Sparta dan Athena di Yunani Kuno. [ENF]
