Konvensi Wina 1961 tentang Hubungan Diplomatik yang Penting Diketahui

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Konvensi Wina 1961 adalah kesepakatan mengenai hubungan diplomatik beserta protokol opsional dalam memperoleh kewarganegaraan. Konvensi ini disepakati dalam Konferensi PBB pada 18 April 1961 dan mulai berlaku pada 24 April 1964.
Dalam Konvensi Wina 1961, telah ditetapkan berbagai aturan dan prinsip mengenai status, tugas, dan perlindungan diplomat di negara asing. Untuk penjelasan lebih lengkap, simak di bawah ini.
Konvensi Wina 1961 mengenai Hubungan Diplomatik
Perjanjian internasional merupakan salah satu cabang ilmu hukum internasional yang dibuat untuk mengatur berbagai instrumen hukum yang mengikat banyak negara untuk mencapai tujuan tertentu.
Dikutip dari buku Hukum Perjanjian Internasional Diskursus tentang Konvensi Wina 1969 milik V. Selvie Sinaga, perjanjian internasional sendiri memiliki arti penting dalam menjaga hubungan diplomatik.
Salah satu contoh perjanjian internasional yang sering muncul di pembahasan materi adalah Konvensi Wina, yakni serangkaian perjanjian untuk mengatur hubungan diplomatik antarnegara.
Konvensi Wina terbagi menjadi beberapa perjanjian, di antaranya Konvensi Wina tentang hubungan diplomatik dan Konvensi Wina yang berkaitan dengan hukum perjanjian.
Konvensi Wina tentang hubungan diplomatik yang ditandatangani pada 1961 ini memuat beberapa hak khusus yang memungkinkan diplomat untuk bekerja tanpa takut diintimidasi oleh negara penerima.
Lalu, apa saja tujuan dari Konvensi Wina 1961? Berikut penjelasannya.
1. Melindungi Diplomat
Salah satu tujuan dari konvensi ini adalah menyediakan kerangka kerja yang dapat melindungi diplomat dari penindasan atau penganiayaan oleh pihak yang tidak setuju dengan tugas diplomatik.
Akhirnya, hak ini dimuat dalam Pasal 31 Konvensi Wina 1961 yang menyatakan bahwa diplomat tidak boleh diganggu gugat, ditahan, atau ditangkap oleh siapapun.
2. Hak Istimewa Diplomat
Konvensi Wina 1961 juga menyediakan hak istimewa yang diberikan khusus kepada perwakilan diplomatik. Misalnya, hak untuk melaksanakan tugas di negara asing.
3. Mengatur Fungsi Diplomatik
Konvensi Wina 1961 juga mengatur fungsi perwakilan diplomatik yang meliputi negara asal, melindungi kepentingan negara asal serta warga negaranya, hingga meningkatkan hubungan kedua negara dalam berbagai bidang kehidupan.
Itulah dia penjelasan singkat mengenai Konvensi Wina 1961 beserta tujuan utamanya. Semoga membantu! (RN)
