Konten dari Pengguna

Kronologi Penyebaran Berita Proklamasi Kemerdekaan yang Penting Dipelajari

Sejarah dan Sosial

Sejarah dan Sosial

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.

ยทwaktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi kronologi penyebaran berita proklamasi kemerdekaan. Foto: Fahmi Anwar/Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi kronologi penyebaran berita proklamasi kemerdekaan. Foto: Fahmi Anwar/Unsplash

Kronologi penyebaran berita proklamasi kemerdekaan Indonesia dilakukan melalui berbagai media. Mulai dari siaran radio, surat kabar, selebaran, dan sebagainya.

Dilansir dari laman digilib.unimed.ac.id, proklamasi kemerdekaan terjadi pada 17 Agustus 1945 di Jalan Pengangsaan Timur 56, Jakarta, dan merupakan hari bersejarah bagi bangsa dan negara.

Pelajari Kronologi Penyebaran Berita Proklamasi Kemerdekaan Indonesia

Ilustrasi kronologi penyebaran berita proklamasi kemerdekaan. Foto: Mufid Majnun/Unsplash

Berita kemerdekaan Indonesia terus disebarkan melalui radio, selebaran, hingga surat kabar. Tujuannya, untuk memberitahu rakyat bahwa Indonesia telah mencapai kemerdekaan. Sayangnya, berita tersebut baru tersebar di kota-kota besar di Pulau Jawa dan belum bisa menjangkau seluruh nusantara.

Berikut kronologi penyebaran berita Proklamasi kemerdekaan Indonesia hingga sampai ke seluruh wilayah:

1. Penyebaran Berita Proklamasi di Sumatera

Tersebarnya berita Proklamasi di Sumatera tidak terjadi serempak. Awal mula penyebaran informasi adalah dari Bukittinggi. Di mana Ahmad Basya, pegawai kantor berita Domai mendengar beritanya pada malam hari.

Lalu berlanjut ke Pekanbaru, Palembang, Jambi, Bengkulu, Bangka Belitung, hingga Aceh, pada waktu yang berbeda-beda yaitu antara 18-30 Agustus 1945.

Masyarakat Aceh sendiri memperoleh berita tersebut dari kantor berita Domai di Aceh pada 21 Agustus dengan bantuan pemuda yang bekerja di tempat tersebut.

Berikutnya, Lampung mendapat berita proklamasi dari Amir Hasan, kepala penerangan Lampung Shu. Sementara di berbagai kawasan lainnya seperti Medan, berita kemerdekaan didapat dari radio yang tak tersita pihak Jepang.

2. Penyebaran Berita Proklamasi di Jawa

Berita proklamasi proklamasi di Jawa tidak lepas dari peran serta para pemuda seperti Yakub Gani yang langsung kembali ke Bekasi usai menyaksikan pembacaan teks proklamasi.

Tokoh pemuda lainnya yang bernama Mohammad Kosim juga mengumumkan informasi tersebut pada masyarakat Babakan Cianjur, Karawang. Tidak sampai di situ saja, berita tersebut terus menyebar dari mulut ke mulut serta melalui radio yang ditempatkan pada berbagai titik strategis.

Sementara itu, di Surabaya harian Soeara Asia akhirnya berhenti mencetak untuk melakukan pengubahan halaman dan menyebarkan berita mengenai proklamasi kemerdekaan. Domei serta harian Soeara Asia akhirnya memberitakan informasi tersebut ke seluruh Surabaya.

Penyebaran berita pun dilakukan jaringan wartawan pejuang yang dimotori Soetomo. Kabar tersebut ditempel pada papan pengumuman Pasar Besar, tetapi akhirnya dicopot oleh polisi Jepang.

Berita juga diterbitkan koran berbahasa madura yaitu Warta Madura-Syuu. Penyebaran berita proklamasi di Jawa Timur, termasuk Surabaya ini terjadi pada tanggal 18-20 Agustus 1945.

Kemudian di Jawa Tengah, informasi tersebut diterima Kantor Berita Domei pada pukul 12.00 tanggal 17 Agustus 1945. Berita juga menyebar lewat radio ke Surakarta, Boyolali, Klaten, serta Pekalongan. Beberapa wilayah di Jawa Tengah juga menerima kabar tentang proklamasi sehari setelahnya.

Demikian kronologi penyebaran berita proklamasi di berbagai wilayah nusantara. Selain itu, penyebaran berita proklamasi juga sampai ke Kalimantan, Sulawesi, dan Maluku. (DN)