Konten dari Pengguna

Kronologi Peristiwa Pralaya dan Sejarah Lengkapnya

Sejarah dan Sosial

Sejarah dan Sosial

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Kronologi Peristiwa Pralaya. Unsplash.com/Raph Howald
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Kronologi Peristiwa Pralaya. Unsplash.com/Raph Howald

Kronologi peristiwa Pralaya adalah sebuah peristiwa penting dalam sejarah Nusantara. Peristiwa inilah yang menandai runtuhnya Kerajaan Medang (Mataram Kuno) di Jawa Timur pada abad ke-11.

Dikutip dari laman p2k.stekom.ac.id, istilah Pralaya sendiri dalam bahasa Sanskerta berarti “kehancuran besar” atau “kiamat”.

Dalam konteks sejarah Indonesia, merujuk pada keruntuhan tragis sebuah kerajaan besar akibat perebutan kekuasaan dan konflik internal.

Kronologi Peristiwa Pralaya

Ilustrasi Kronologi Peristiwa Pralaya. Unsplash.com/Siborey Sean

Kronologi peristiwa Pralaya dimulai dari kisah Kerajaan Medang di Jawa Timur.

Kerajaan ini didirikan oleh Mpu Sindok setelah memindahkan pusat kerajaan dari Jawa Tengah sekitar tahun 929 M. Di bawah dinasti Isyana, kerajaan ini berkembang pesat.

Namun, pada masa pemerintahan Raja Dharmawangsa Teguh (991–1016 M), kerajaan mulai menghadapi tantangan berat, baik dari dalam maupun luar.

Dharmawangsa dikenal sebagai raja ambisius yang mencoba memperluas kekuasaan ke wilayah luar Jawa, termasuk menyerang Kerajaan Sriwijaya. Tindakan ini memicu konflik besar dan permusuhan antara kedua kerajaan.

Berikut adalah kronologi peristiwa Pralaya selengkapnya yang terjadi sekitar tahun 1016 M.

1. Serangan Balasan dari Sriwijaya

Pada tahun 1016 M, Raja Dharmawangsa sedang mengadakan pesta pernikahan untuk putrinya. Di tengah acara tersebut, tiba-tiba pasukan musuh menyerbu istana.

2. Serangan Dipimpin Raja Wurawari

Serangan tersebut dipimpin oleh Raja Wurawari dari Lwaram, seorang sekutu Sriwijaya yang memiliki dendam terhadap Dharmawangsa. Dalam kronik sejarah, disebutkan bahwa serangan itu terjadi mendadak dan sangat brutal.

3. Kematian Dharmawangsa dan Runtuhnya Kerajaan

Raja Dharmawangsa, keluarga kerajaan, dan banyak bangsawan gugur dalam serangan tersebut. Kerajaan Medang pun hancur total, inilah yang disebut sebagai Pralaya.

Pasca-Pralaya: Bangkitnya Raja Airlangga

Ilustrasi Kronologi Peristiwa Pralaya. Unsplash.com/Robin Canfield

Setelah peristiwa Pralaya, muncul tokoh penting bernama Airlangga, keponakan Dharmawangsa yang berhasil melarikan diri. Beberapa tahun kemudian, Airlangga berhasil membangun kembali kerajaan baru dengan nama Kahuripan pada tahun 1019 M.

Kerajaan Kahuripan menjadi penerus kejayaan Medang, dan Airlangga dikenal sebagai raja bijak yang berhasil menyatukan kembali wilayah-wilayah yang tercerai-berai akibat Pralaya.

Kronologi peristiwa Pralaya merupakan titik balik dalam sejarah Jawa kuno. Keruntuhan Medang bukan akhir dari segalanya, tetapi justru menjadi awal bagi kebangkitan baru di bawah kepemimpinan Airlangga. (Aya)

Baca juga: Kronologi Peristiwa Sumpah Pemuda dan Maknanya bagi Bangsa Indonesia