Kronologi Runtuhnya Orde Baru di Indonesia dan Sejarahnya

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Orde Baru adalah masa pemerintahan Presiden Soeharto yang berlangsung selama 32 tahun. Adapun kronologi runtuhnya Orde Baru di Indonesia berawal dari krisis ekonomi yang membuat masyarakat kehilangan rasa percaya kepada pemerintah.
Setyagama dalam Kebijakan Perlakuan Diskriminatif terhadap Hak–Hak Konstitusional Mantan Tapol PKI dan Keluarganya pada Masa Orde Baru menyebutkan bahwa masa akhir Orde Baru banyak terjadi kerusuhan dan diskriminasi kepada masyarakat.
Untuk mengetahui informasi lebih lanjut berkaitan dengan kronologi runtuhnya Orde Baru, simak selengkapnya dalam artikel berikut.
Sejarah Runtuhnya Orde Baru
Indonesia mengalami banyak pergantian pemerintahan pasca kemerdekaan. Salah satunya adalah masa Orde Baru. Masa ini ditandai dengan berakhirnya kepemimpinan Soekarno dan digantikan oleh Soeharto.
Sejarah runtuhnya Orde Baru ini bermula dari sejumlah faktor, seperti krisis ekonomi yang ditunjukkan dengan adanya angka pengangguran yang tinggi serta inflasi.
Di samping itu, pada akhir masa Orde Baru juga terjadi banyak praktik KKN atau Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme. Bahkan, kekuasaan serta kekayaan juga dipegang oleh pihak-pihak tertentu.
Bukan hanya itu, kinerja pemerintahan pun perlahan-lahan mulai melemah, sehingga rakyat pun merasa tidak puas.
Kronologi Runtuhnya Orde Baru
Kronologi runtuhnya Orde Baru telah berlangsung mulai tahun 1996. Berikut ini adalah ringkasan kronologi runtuhnya Orde Baru:
27 Juli 1996 - Adanya kerusuhan di kota-kota besar akibat kenaikan harga BBM.
27 Mei 1997 - Adanya aksi demonstrasi oleh para mahasiswa guna menuntut reformasi ekonomi dan politik.
11 Januari 1998 - Terjadi peristiwa Tragedi Tanjung Priok.
12 Mei 1998 - Terjadinya Tragedi Trisakti yang memicu kerusuhan besar-besaran.
13-14 Mei 1998 - Jakarta mengalami kerusuhan besar karena masyarakat yang merasa tidak puas dengan kondisi perekonomian maupun politik di Indonesia.
21 Mei 1998 - Presiden Soeharto menyampaikan pengumuman pengunduran dirinya. Setelah itu, Wakil Presiden B.J. Habibie pun menggantikannya sebagai Presiden Indonesia yang ketiga.
Demikian sederet informasi penting mengenai sejarah dan kronologi runtuhnya Orde Baru. [ENF]
