Latar Belakang Kedatangan Pelaut-Pelaut Portugis di Indonesia

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Latar belakang kedatangan pelaut-pelaut Portugis di Indonesia adalah untuk mendapatkan rempah-rempah sekaligus mencapai 3G (gospel, gold, dan glory).
Dikutip dari buku Intisari Pengetahuan Sosial Lengkap oleh Istiqomah, Portugis pertama kali datang ke Malaka pada 1509 di bawah kepemimpinan Alfonso de Albuerqueque.
Kedatangan Portugis tersebut dilakukan oleh pelaut-pelaut dengan latar belakang tertentu. Bagaimana penjelasannya?
Latar Belakang Kedatangan Pelaut Portugis
Latar belakang datangnya pelaut Portugis ke Indonesia adalah untuk menemukan lokasi penghasil rempah-rempah, memonopoli perdagangan rempah-rempah di Nusantara, serta menyebarkan agama.
Tujuan-tujuan tersebut tertuang dalam slogan 3G, yaitu Gold (kekayaan), Glory (kejayaan atau kekuasaan), dan Gospel (menyebarkan agama).
Bangsa Portugis memasuki Indonesia pertama kali pada 1511 Masehi di bawah kepemimpinan Alfonso de Albuquerque di Kesultanan Malaka.
Sejak abad ke-15, bangsa Portugis sudah menjelajahi lautan dengan armada lautnya yang kuat. Raja Manuel I yang mengetahui di Asia Timur terdapat kekayaan rempah langsung memanggil seorang pelaut berpengalaman, Vasco de Gama, untuk ekspedisi menjelajahi samudra.
Vasco da Gama pun mulai memimpin ekspedisi yang dimulai pada Juli 1497. Rombongan tersebut mencari wilayah penghasil rempah-rempah melalui rute yang pernah dilalui Bartholomeus Diaz.
Penjelajahan diawali menuju kawasan yang sekarang dikenal dengan Afrika Selatan. Di Tanjung Harapan, Vasco menyewa pelaut yang pernah berlayar ke arah Asia Timur untuk berperan sebagai penunjuk arah.
Pada 1498, rombongan berhasil menginjakkan kaki di Kalikut dan Gua, India. Mereka tinggal di sana dengan anggapan wilayah tersebut adalah Hindia Timur. Namun, setelah beberapa tahun, mereka menyadari wilayah tersebut bukan penghasil rempah sesungguhnya.
Alhasil, Portugis memberangkatan ekspedisi lanjutan yang dipimpin Alfonso de Albequerque menuju wilayah Malaka. Rombongan tersebut berangkat memakai kapal yang lengkap membawa peralatan perang, termasuk meriam dan senapan.
Hingga pada 1511, rombongan Portugis menguasai Malaka dan menginjakkan kaki di wilayah Kepulauan Nusantara yang mereka juluki dengan tanah Hindia. Mereka mengetahui bahwa Kepulauan Nusantara adalah tanah penghasil rempah-rempah, terutama Maluku.
Itu dia sekilas pembahasan mengenai latar belakang kedatangan pelaut-pelaut Portugis di Indonesia.(LAU)
