Konten dari Pengguna

Latar Belakang Runtuhnya Vietnam Selatan dan Dampak yang Ditimbulkan

Sejarah dan Sosial

Sejarah dan Sosial

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Latar Belakang Runtuhnya Vietnam Selatan. Sumber: Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Latar Belakang Runtuhnya Vietnam Selatan. Sumber: Pixabay

Terdapat latar belakang runtuhnya Vietnam Selatan yang menimbulkan berbagai dampak berarti.

Dikutip dari buku Sejarah oleh Kingkin Teja, dkk., Vietnam dilanda perang saudara sejak Amerika Serikat menawarkan bantuan pasukan pada pihak Vietnam Selatan. Peperangan tersebut berlangsung sejak 1954 sampai 1973.

Terjadi keruntuhan Vietnam Selatan yang mengakibatkan banyak dampak. Bagaimana latar belakangnya?

Latar Belakang Runtuhnya Vietnam Selatan

Ilustrasi Latar Belakang Runtuhnya Vietnam Selatan. Sumber: Unsplash

Runtuhnya Vietnam Selatan mempunyai hubungan erat dengan Perang Indocina ke II yang terjadi pada 1957 sampai 1975. Kejadian tersebut menjadi salah satu bagian Perang Dingin yang melibatkan ideologi besar, yaitu SEATO dan Komunis.

Perang yang terjadi antara Vietnam Selatan atau Republik Vietnam dengan Vietnam Utara atau Republik Demokratik Vietnam, namun juga melibatkan negara lain sehingga mengakibatkan banyak kerugian.

Ketika Perang Indocina II, Ho Chi Minh mulai menyerang Vietnam Selatan dan dibantu oleh kubu Uni Soviet. Akibatnya, Amerika Serikat turut turun tangan dan memberi bantuan pada Vietnam Selatan untuk melawan Vietnam Utara.

Perang tersebut memakan banyak korban jiwa. Akhirnya, kedua pihak mengadakan perundingan dan gencatan senjata pada 1970. Di perundingan tersebut masih melibatkan Amerika Serikat sebagai negara dngan kepentingan.

Sayangnya, hasil perundingan yang sudah disepakati justru dilanggar Vietnam Utara dengan menyerang Vietnam Selatan. Akibatnya, perang kembali pecah dan memakan jutaan korban jiwa.

Peperangan terjadi selama hampir 20 tahun yang mengakibatkan pihak Vietnam Selatan kalah. Adapun proses keruntuhannya adalah sebagai berikut:

  • Menjelang abad ke-19, Perancis menguasai Vietnam.

  • Pada Perang Dunia II, Vietnam jatuh ke tangan Jepang namun kembali dikuasai Perancis.

  • Setelah Perang Dunia II selesai, terjadilah Perang Dingin antara blok komunis dan liberal.

  • Vietnam terbagi menjadi dua, yaitu Vietnam Utara yang berideologi komunis dan Vietnam Selatan yang mengusung ideologi liberal.

  • Percahnya Perang Indocina yang dimenangkan Vietnam Utara serta meruntuhkan Vietnam Selatan.

Dampak Runtuhnya Vietnam Selatan

Berikut ini berbagai dampak dari runtuhnya Vietnam Selatan akibat perang yang terjadi:

1. Korban Jiwa

Ada banyak sekali korban jiwa akibat peperangan yang terjadi. Sedikitnya, 1 juta tentara Vietnam Utara gugur dalam perang. Sedangkan, tentara Vietnam Selatan yang tewas mecapai 200 ribu orang.

Selain itu, terdapat 3 juta warga sipil yang mengalami luka ringan sampai berat. Amerika Serikat yang terlibat juga harus kehilangan 58 ribu jiwa tentaranya.

2. Berkembangnya Komunis

Perang yang pecah akibat kubu komunis dan liberal akhirnya hanya mengembangkan ideologi komunis. Kedua pihak yang kembali bersatu pada 1976 menyepakati untuk mengangkat paham komunis.

Inilah mengapa, Vietnam merupakan negara komunis dengan pengaruh besar di Asia Tenggara. Bahkan, ideologi itu terus berkembang di negara tetangga lainnya, seperti Kamboja dan Laos.

Itu dia sekilas pembahasan mengenai latar belakang runtuhnya Vietnam Selatan dan dampaknya.(LAU)