Konten dari Pengguna

Latar Belakang Terbentuknya ASEAN beserta Tujuannya

Sejarah dan Sosial

Sejarah dan Sosial

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi: Latar Belakang Terbentuknya ASEAN. Sumber: Te lensFix/Pexels.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi: Latar Belakang Terbentuknya ASEAN. Sumber: Te lensFix/Pexels.com

Latar belakang terbentuknya ASEAN (Association of Southeast Asian Nation) karena beberapa hal penting untuk meningkatkan kesejahteraan bangsa Asia Tenggara. Kini, organisasi kerja sama perkumpulan negara Asia Tenggara ini beranggotakan 11 negara.

Awal berdirinya ASEAN dimulai dari proses rekonsiliasi antara Indonesia, Malaysia, dan Filipina tentang rawannya perebutan pengaruh ideologi, dan kala itu, Thailand yang menjadi negara penengah. Agar semakin jelas, simak ulasan di bawah ini!

Latar Belakang Terbentuknya ASEAN

Ilustrasi: Latar Belakang Terbentuknya ASEAN. Sumber: Luis Quintero/Pexels.com

Ratna Sukmayani, dkk. dalam buku berjudul Ilmu Pengetahuan Sosial 3 menjelaskan bahwa latar belakang terbentuknya ASEAN karena beratnya persaingan antara Blok Barat dan Blok Timur dengan tujuan memengaruhi pola politik di tingkat global atau regional.

Kala itu, muncul pula krisis regional di kawasan negara Asia Tenggara yang menuju permusuhan negara. Misalnya, Indonesia dengan Malaysia serta Filipina pada tahun 1960-an. Hal tersebut tidak lepas juga dari pengaruh politik Blok Barat dan Blok Timur.

Oleh karena itu, demi mengatasi konflik yang terjadi di Asia Tenggara, akhirnya pada tahun 1961, Macapagal selaku Presiden Filipina mengajukan sebuah gagasan pembentukan Forum Maphilindo.

Forum ini merupakan kerja sama antara Malaysia, Filipina, dan Indonesia, baik dalam bidang ekonomi, politik, maupun budaya. Sayangnya, gagasan ini mendapat pertentangan dari Blok Timur sebab bisa menghalangi pengaruh komunisme di Asia Tenggara.

Selanjutnya, pengaruh dan kekuasaan komunisme di Asia Tenggara, seperti Indonesia, Vietnam, Kamboja, dan Laos terus menguat. Kondisi ini memunculkan banyak konflik yang terjadi.

Maka dari itu, negara-negara di Asia Tenggara memutuskan untuk menjalankan hubungan kerja sama dengan sifat non militer agar bisa meningkatkan kesejahteraan bangsa Asia Tenggara.

Kemudian, pada 5-8 Agustus 1967, diadakan pertemuan lima menteri luar negeri negara-negara Asia Tenggara, yakni Indonesia, Malaysia, Singapura, Filipina, dan Thailand, di Bangkok. Pertemuan itu pun menghasilkan Deklarasi Bangkok.

Penandatangan Piagam Deklarasi Bangkok oleh lima menteri luar negeri, yakni Adam Malik dari Indonesia, Thanat Khoman dari Thailand, Raja Ratnam dari Singapura, Narsisco Ramos dari Filipina, dan Tuan Abdul Razak dari Malaysia, pada 8 Agustus 1967 menandai berdirinya ASEAN secara resmi.

Tujuan Pembentukan ASEAN

Kerja sama yang dilakukan negara-negara di Asia Tenggara ini didasarkan pada kesamaan letak gografis dan kesamaan sejarah negara di Asia Tenggara, yaitu pernah dijajah oleh bangsa Eropa, kecuali Thailand.

Adapun pembentukan ASEAN sendiri bertujuan untuk menciptakan wilayah Asia Tenggara yang aman, damai, sejahtera, dan stabil, khususnya dalam menjaga situasi mengingat adanya kerawanan konflik yang pernah muncul sebelum ASEAN terbentuk.

Itulah penjelasan tentang latar belakang terbentuknya ASEAN dan tujuannya yang perlu diketahui. Semoga bermanfaat! (Ek)