Legenda Watu Dodol di Banyuwangi yang Penuh Misteri

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Legenda Watu Dodol memiliki berbagai versi dan memang belum dapat dipastikan kebenarannya. Namun, Watu Dodol tetap bisa menjadi destinasi wisata populer di Banyuwangi.
Artikel berikut akan membahas sedikit mengenai legenda Watu Dodol yang kini menjadi kompleks wisata bersama dengan sebuah pantai dengan nama yang sama.
Legenda Watu Dodol
Watu Dodol adalah sebuah tempat wisata yang penuh misteri di Banyuwangi, Jawa Timur. Tempat ini dikenal dengan batu besar yang berada di tengah jalan raya.
Nama Watu Dodol berasal dari batu besar, yang dalam bahasa Jawa disebut watu, yang mirip dengan dodol, sejenis makanan tradisional Jawa.
Beberapa cerita mistis mengelilingi Watu Dodol. Salah satu cerita paling terkenal adalah bahwa batu ini tidak bisa dipindahkan meskipun sudah beberapa kali dicoba. Batu ini memiliki kekuatan gaib yang melindungi wilayah sekitarnya.
Keyakinan ini bermula dari cerita rakyat tentang tentara Jepang yang berusaha memindahkan batu besar itu dengan mengerahkan puluhan orang karena dinilai mengganggu transportasi.
Bahkan saat hendak dirobohkan dengan menggunakan kapal, Watu Dodol masih tidak bergerak sedikit pun. Justru kapal yang menariknya tenggelam di laut dan rencana itu pun gagal.
Cerita lain masyarakat setempat menuturkan bahwa Watu Dodol adalah jelmaan dari sebuah perahu yang berubah menjadi batu, seperti yang ditulis dalam buku Data Dasar Gunungapi Indonesia karya K. Kusumadinata.
Konon, perahu tersebut membawa seorang pangeran dan putri yang melarikan diri dari kejaran musuh. Karena tidak ingin tertangkap, mereka berdoa dan perahu tersebut berubah menjadi batu besar untuk menyembunyikan mereka.
Sedangkan, ada juga legenda yang tersebar bahwa keberadaan Watu Dodol bermula saat Kerajaan Blambangan yang diperintah oleh Minak Jinggo, berperang dengan Kerajaan Majapahit.
Pasukan Blambangan mengalami kekalahan hingga harus melarikan diri. Saat itu, salah seorang prajurit Blambangan membawa bekal berupa dodol. Namun saat beristirahat di tepi pantai, dodol itu tertinggal.
Hingga dodol tersebut berubah menjadi batu besar yang berdiri kokoh di tengah ruas jalan Banyuwangi dari arah Situbondo tersebut dan akhirnya masyarakat menyebutnya Watu Dodol.
Selain cerita mistisnya, Watu Dodol juga menawarkan pemandangan alam yang indah dengan pantai yang terletak di dekatnya, yang kini dikenal dengan nama Pantai Grand Watu Dodol.
Demikian adalah pembahasan mengenai legenda Watu Dodol yang sering menjadi tujuan wisatawan yang ingin menikmati keindahan alam sekaligus merasakan suasana mistis yang menyelimutinya. (SP)
