Letak Geografis Negara ASEAN beserta Letak Astronomis dan Sejarahnya

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Letak geografis negara ASEAN dapat dilihat dari batas utara, timur, selatan, dan barat. Letak ini dilihat berdasarkan kondisi sebenarnya dari letak ASEAN di dunia.
Dikutip dari buku IPS Terpadu oleh Sri Pujiastuti, dkk., letak geografis merupakan letak nyata suatu wilayah di Bumi. Letak ini disebut juga dengan letak relatif karena posisinya ditentukan oleh fenomena-fenomena geografis yang membatasinya.
Lantas, di mana letak geografis negara ASEAN beserta sejarah dan letak astronomisnya?
Sejarah Negara ASEAN
Sebelum membahas mengenai letak geografis dan astronomis ASEAN, akan lebih baik jika membahas terlebih dahulu mengenai sejarah ASEAN.
ASEAN terbentuk dari lima negara penggagas, yaitu Indonesia, Singapura, Malaysia, Filipina, dan Thailand. Pembentukan ASEAN terjadi pada 8 Agustus 1967 di Bangkok dengan latar belakang persamaan letak wilayah, budaya, nasib, sampai kepentingan.
Berbagai kepentingan yang sama tersebut merujuk pada kebutuhan wadah saling bekerja sama dalam berbagai bidang. Mulai dari sosial, ekonomi, sampai pendidikan. Setelah terbentuk, satu persatu negara di Asia Tenggara turut bergabung.
Letak Geografis Negara ASEAN
Letak geografis adalah letak sebuah wilayah yang dilihat dari permukaan Bumi sebenarnya. Adapun letak geografis dari negara ASEAN adalah sebagai berikut:
Batas utara: China, Samudra Pasifik.
Batas timur: Papua Nugini, Samudra Pasifik.
Batas selatan: Australia, Samudra Hindia.
Batas barat: India, Samudra Hindia.
Dari letak tersebut, terdapat ciri negara ASEAN, antara lain:
Compact: berbentuk hampir seperti lingkaran.
Fragmented: berbentuk kepulauan terpisah.
Elongated: berbentuk memanjang.
Protruded: berbentuk lebih beragam dan kompleks.
Letak Astronomis Negara ASEAN
Selain letak geografis, ASEAN juga mempunyai letak astronomis, yakni pada posisi 28 derajat Lintang Utara (LU) sampai 11 derajat Lintang Selatan (LS). Selain itu, juga terletak pada 93 derajat Bujur Timur (BT) hingga 141 derajat BT.
Wilayah ASEAN dilewati garis khatulistiwa atau ekuator serta garis balik utara. Hal ini tentunya berdampak bagi masyarakat ASEAN, yaitu terjadinya perubahan iklim serta kegiatan ekonomi.
Itu dia sekilas pembahasan mengenai sejarah, letak astronomis, dan letak geografis negara ASEAN.(LAU)
