Konten dari Pengguna

Macam-macam Pengendalian Sosial dan Pengertiannya yang Penting Diketahui

Sejarah dan Sosial

Sejarah dan Sosial

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi macam macam pengendalian sosial. Foto: Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi macam macam pengendalian sosial. Foto: Pixabay

Pengendalian sosial adalah bentuk pengawasan dari suatu kelompok kepada kelompok lain dengan tujuan untuk mengarahkan peran-peran individu atau kelompok.

Lalu apa saja jenis pengendalian sosial yang ada di masyarakat? Berikut akan dijelaskan mengenai macam-macam pengendalian sosial yang bisa diterapkan di masyarakat.

Macam-Macam Pengendalian Sosial

Ilustrasi macam macam pengendalian sosial. Foto: Pixabay

Pengendalian sosial dilakukan demi terciptanya situasi kemasyarakatan sesuai dengan yang diharapkan.

Oleh karena itu, pengendalian sosial harus bersifat fleksibel dan sesuai dengan segala tipe masyarakat.

Berikut ini adalah macam-macam pengendalian sosial berdasarkan buku Paket Shortcut SMA Soshum yang disusun oleh Tim Solusi Cerdas.

1. Berdasarkan Cara Pelaksanaan

  • Persuasif, yaitu pengendalian yang dilakukan tanpa kekerasan. Contohnya adalah sosialisasi mengenai kekerasan untuk anak.

  • Koersif, yaitu pengendalian sosial yang dilakukan dengan kekerasan. Contohnya penggunaan gas air mata untuk menangani demonstran anarkis.

2. Berdasarkan Proses

  • Kompulsif, yaitu pengendalian sosial dengan menciptakan suatu situasi yang dapat mengubah sikap atau perilaku negatif. Misalnya adalah seorang pengguna narkoba yang dimasukkan ke dalam pusat rehabilitasi untuk kesembuhan.

  • Pervasif, yaitu pengendalian sosial dengan disampaikan berulang dan terus menerus dengan harapan nilai dan norma bisa melekat ke dalam jiwa. Sebagai contoh adalah pendidikan agama yang di diberikan kepada anak-anak.

3. Berdasarkan Aspek Cakupan yang Terlibat

  • Pengawasan dari kelompok terhadap kelompok. Contohnya adalah kelompok karang taruna dari desa A mengawasi kelompok karang taruna lain dari desa B.

  • Pengendalian kelompok terhadap individu. Contohnya adalah perusahaan yang menerapkan peraturan untuk mengawasi karyawannya.

  • Pengawasan dari individu terhadap kelompok. Sebagai contoh adalah seorang guru yang mengawasi seluruh muridnya yang sedang ujian.

  • Pengawasan dari individu ke individu lain. Contohnya seorang ibu yang mengawasi anaknya.

4. Berdasarkan Sifat

  • Represif, yaitu pengendalian sosial yang dilakukan setelah terjadi pelanggaran. Contohnya pihak polisi yang menangani demonstrasi mahasiswa.

  • Preventif, yaitu pengendalian sosial sebelum terjadi pelanggaran. Contohnya peraturan lalu lintas yang wajib dilaksanakan oleh pengguna jalan.

Demikian pembahasan mengenai macam-macam pengendalian sosial dan pengertiannya yang penting diketahui.

Kesimpulannya, pengendalian sosial bisa terbentuk dari berbagai metode, seperti hukuman, agama, pendidikan, intimidasi, teguran, kekerasan fisik, dan lain sebagainya. (SP)