Macam-macam Pengendalian Sosial dan Pengertiannya yang Penting Diketahui

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pengendalian sosial adalah bentuk pengawasan dari suatu kelompok kepada kelompok lain dengan tujuan untuk mengarahkan peran-peran individu atau kelompok.
Lalu apa saja jenis pengendalian sosial yang ada di masyarakat? Berikut akan dijelaskan mengenai macam-macam pengendalian sosial yang bisa diterapkan di masyarakat.
Macam-Macam Pengendalian Sosial
Pengendalian sosial dilakukan demi terciptanya situasi kemasyarakatan sesuai dengan yang diharapkan.
Oleh karena itu, pengendalian sosial harus bersifat fleksibel dan sesuai dengan segala tipe masyarakat.
Berikut ini adalah macam-macam pengendalian sosial berdasarkan buku Paket Shortcut SMA Soshum yang disusun oleh Tim Solusi Cerdas.
1. Berdasarkan Cara Pelaksanaan
Persuasif, yaitu pengendalian yang dilakukan tanpa kekerasan. Contohnya adalah sosialisasi mengenai kekerasan untuk anak.
Koersif, yaitu pengendalian sosial yang dilakukan dengan kekerasan. Contohnya penggunaan gas air mata untuk menangani demonstran anarkis.
2. Berdasarkan Proses
Kompulsif, yaitu pengendalian sosial dengan menciptakan suatu situasi yang dapat mengubah sikap atau perilaku negatif. Misalnya adalah seorang pengguna narkoba yang dimasukkan ke dalam pusat rehabilitasi untuk kesembuhan.
Pervasif, yaitu pengendalian sosial dengan disampaikan berulang dan terus menerus dengan harapan nilai dan norma bisa melekat ke dalam jiwa. Sebagai contoh adalah pendidikan agama yang di diberikan kepada anak-anak.
3. Berdasarkan Aspek Cakupan yang Terlibat
Pengawasan dari kelompok terhadap kelompok. Contohnya adalah kelompok karang taruna dari desa A mengawasi kelompok karang taruna lain dari desa B.
Pengendalian kelompok terhadap individu. Contohnya adalah perusahaan yang menerapkan peraturan untuk mengawasi karyawannya.
Pengawasan dari individu terhadap kelompok. Sebagai contoh adalah seorang guru yang mengawasi seluruh muridnya yang sedang ujian.
Pengawasan dari individu ke individu lain. Contohnya seorang ibu yang mengawasi anaknya.
4. Berdasarkan Sifat
Represif, yaitu pengendalian sosial yang dilakukan setelah terjadi pelanggaran. Contohnya pihak polisi yang menangani demonstrasi mahasiswa.
Preventif, yaitu pengendalian sosial sebelum terjadi pelanggaran. Contohnya peraturan lalu lintas yang wajib dilaksanakan oleh pengguna jalan.
Demikian pembahasan mengenai macam-macam pengendalian sosial dan pengertiannya yang penting diketahui.
Kesimpulannya, pengendalian sosial bisa terbentuk dari berbagai metode, seperti hukuman, agama, pendidikan, intimidasi, teguran, kekerasan fisik, dan lain sebagainya. (SP)
