Macam-Macam Peran Indonesia dalam Gerakan Non-Blok (GNB)

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Gerakan Non-Blok (GNB) merupakan organisasi negara-negara yang tidak memihak, baik itu terhadap Blok Barat maupun Blok Timur. Indonesia menjadi salah satu negara anggota GNB yang memiliki peranan penting.
Peran Indonesia dalam Gerakan Non-Blok adalah sebagai salah satu negara perintisnya. GNB didirikan pada tahun 1961, tepatnya pada tanggal 1 September. Salah satu tujuan pendirian organisasi tersebut, yaitu mengembangkan solidaritas antarsesama negara berkembang dalam mencapai persamaan, kemakmuran, dan kemerdekaan.
Untuk lebih memahami tentang peran Indonesia dalam Gerakan Non-Blok, mari simak pembahasannya di bawah ini.
Peran Indonesia dalam Gerakan Non-Blok
Indonesia merupakan negara yang aktif dalam berbagai organisasi serta konferensi tingkat dunia. Salah satu contoh adalah aktif berperan dalam Gerakan Non-Blok.
Gerakan Non-Blok adalah organisasi atau gerakan yang dipelopori oleh negara-negara dunia ketiga. Negara-negara tersebut tidak memihak dan tidak menganggap negaranya mempunyai aliansi, baik itu dengan Blok Barat maupun Blok Timur.
Indonesia sebagai negara yang aktif dalam Gerakan Non-Blok tentu mempunyai serangkaian peran dalam organisasi tersebut.
Mengutip dari buku Explore Sejarah Indonesia Jilid 3 untuk SMA/MA Kelas XII karya Abdurakhman dan Arif (2019: 218), berikut peran Indonesia dalam Gerakan Non-Blok.
Indonesia merupakan salah satu negara yang memprakarsai pembentukan Gerakan Non-Blok (GNB).
Indonesia menjadi penyelenggara Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Gerakan Non-Blok di Jakarta pada tahun 1992.
Indonesia turut meredakan ketegangan yang terjadi di kawasan bekas Yugoslavia pada tahun 1991.
Indonesia pernah menjadi Ketua Gerakan Non-Blok pada tahun 1992. Pada masa itu, Indonesia pernah berupaya menyelesaikan masalah utang luar negeri negara-negara berkembang miskin secara terpadu, berkesinambungan, dan komprehensif.
Indonesia bersama Brunei Darussalam mendirikan Pusat Kerja Sama Teknik Selatan-Selatan GNB di Jakarta untuk memperkuat kerja sama negara-negara anggota.
Tujuan Gerakan Non-Blok (GNB)
Mengutip dari buku Explore Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Jilid 3 untuk SMA/MA/SMK/MAK Kelas XI karya Tujuan dan Sugimin (2019: 137), tujuan dari Gerakan Non-Blok, yaitu:
Mengembangkan solidaritas antara sesama negara berkembang dalam mencapai persamaan, kemakmuran, dan kemerdekaan.
Meredakan ketegangan dunia akibat perseteruan antara Blok Barat dan Blok Timur.
Menahan pengaruh buruk yang berasal dari Blok Barat dan Blok Timur.
Kesimpulannya, Indonesia merupakan salah sau negara yang berperan aktif dalam Gerakan Non-Blok (GNB).
Salah satu contoh bukti keaktifannya, yaitu Indonesia pernah menjadi penyelenggara KTT GNB tahun 1992. (AA)
