Konten dari Pengguna

Makna Alinea Ketiga Pembukaan UUD 1945 yang Perlu Diketahui

Sejarah dan Sosial

Sejarah dan Sosial

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi makna alinea ketiga pembukaan UUD 1945. Sumber: el jusuf/pexels.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi makna alinea ketiga pembukaan UUD 1945. Sumber: el jusuf/pexels.com

Pembukaan UUD 1945 adalah kesatuan dari proklamasi kemerdekaan Indonesia yang tak bisa dipisahkan. Pembukaan UUD 1945 ini terdiri dari 4 alinea. Makna alinea ketiga pembukaan UUD 1945 berkaitan dengan motivasi materiil terkait kemerdekaan Indonesia.

Santoso, Karim, dan maftuh dalam Pengantar Pendidikan Kewarganegaraan di Perguruan Tinggi melalui Kajian Filosofis Pembukaan UUD 1945 Indonesia Abad 21 menyebutkan bahwa setiap alinea dalam pembukaan UUD 1945 perlu diterapkan di kehidupan berbangsa serta bernegara.

Untuk mengetahui lebih lanjut mengenai makna alinea ketiga pembukaan UUD 1945, simak selengkapnya dalam artikel berikut.

Makna Alinea Ketiga Pembukaan UUD 1945

Ilustrasi makna alinea ketiga pembukaan UUD 1945. Sumber: Irgi Nur Fadil/pexels.com

Pada dasarnya, setiap alinea dalam pembukaan UUD 1945 mempunyai makna masing-masing, termasuk alinea ketiga. Adapun makna alinea ketiga pembukaan UUD 1945 adalah menjadi motivasi materiil atas kemerdekaan Indonesia.

Motivasi yang dimaksud adalah untuk hidup secara bebas serta merdeka. Selain itu, alinea ketiga pembukaan UUD 1945 ini juga memiliki motivasi spiritual, yaitu berupa kesadaran serta pengakuan jika kemerdekaan Indonesia tak hanya perjuangan rakyat, tetapi juga atas rahmat dari Tuhan.

Dengan begini, alinea ini pun mengartikan pandangan hidup bangsa Indonesia yang ingin keseimbangan dalam hidup. Bukan hanya itu, alinea ketiga juga menjadi bentuk pengukuhan atas proklamasi Indonesia.

Contoh Penerapan Makna Alinea Ketiga Pembukaan UUD 1945

Untuk memaknai alinea ketiga pembukaan UUD 1945, setiap lapisan masyarakat perlu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Adapun beberapa contoh penerapan makna alinea ketiga pembukaan UUD 1945, antara lain:

  • Rajin melaksanakan ibadah sesuai agama dan kepercayaan masing-masing individu. Selain itu, setiap individu juga perlu menjauhi larangan-Nya.

  • Turut serta mendukung kemerdekaan bangsa lain. Mengingat bahwa perjuangan para pahlawan untuk mencapai kemerdekaan Indonesia pun tidak mudah.

  • Turut serta menjaga keutuhan serta kedamaian NKRI.

  • Melaksanakan nilai Pancasila di dalam kehidupan sehari-hari.

  • Tidak bergantung kepada negara lain dalam hal pembangunan nasional.

Demikian sederet informasi mengenai makna alinea ketiga pembukaan UUD 1945 yang perlu diketahui. [ENF]