Konten dari Pengguna

Makna Bhinneka Tunggal Ika bagi Indonesia dan Sejarahnya

Sejarah dan Sosial

Sejarah dan Sosial

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi makna Bhinneka Tunggal Ika. Sumber: Tom Fisk/pexels.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi makna Bhinneka Tunggal Ika. Sumber: Tom Fisk/pexels.com

Bhinneka Tunggal Ika adalah semboyan Indonesia. Makna Bhinneka Tunggal Ika itu sendiri adalah berbeda-beda, tetapi tetap satu. Hal ini menunjukkan adanya keberagaman pada bangsa Indonesia.

Fauziah dalam Bhineka Tunggal Ika Mewujudkan Persatuan Indonesia mengungkapkan bahwa Bhinneka Tunggal Ika mewujudkan keberagaman suku, budaya, ras, agama, adat, bahasa, dan aspek lainnya di Indonesia.

Untuk mengetahui lebih lanjut tentang makna Bhinneka Tunggal Ika, baca artikel ini sampai selesai.

Makna Bhinneka Tunggal Ika

Ilustrasi makna Bhinneka Tunggal Ika. Sumber: Oleksandr P/pexels.com

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, Bhinneka Tunggal Ika adalah semboyan bangsa Indonesia. Semboyan tersebut menunjukkan keberagaman bangsa Indonesia, tetapi tetap satu.

Adapun makna Bhinneka Tunggal Ika, antara lain.

1. Persatuan dalam Perbedaan

Salah satu makna Bhinneka Tunggal Ika adalah persatuan dalam perbedaan. Semboyan ini mengajarkan bahwa sekalipun bangsa Indonesia memiliki banyak perbedaan dari segi suku, agama, hingga budaya, tetapi persatuan perlu dijaga.

Menjaga persatuan dan persaudaraan adalah tugas dan tanggung jawab setiap warga Indonesia. Dengan bekerja sama untuk mencapai kesatuan, maka bangsa Indonesia bisa menjadi bangsa yang kuat.

2. Toleransi

Makna Bhinneka Tunggal Ika lainnya adalah adanya toleransi dan saling menghormati terhadap sesama anggota masyarakat. Perbedaan yang ada di tengah bangsa Indonesia mengajarkan setiap masyarakat untuk saling menghormati dan bertoleransi.

Pasalnya, masyarakat Indonesia hidup berdampingan dengan perbedaan. Hal ini akan membuat setiap individu belajar menghormati hak setiap orang dalam berbudaya, berkeyakinan, serta beragama.

3. Kekayaan Budaya

Makna Bhinneka Tunggal Ika berikutnya adalah mencerminkan kekayaan budaya Indonesia. Pasalnya, setiap daerah di Indonesia memiliki bahasa, adat istiadat, tradisi, dan kesenian yang berbeda.

Hal itu menunjukkan bahwa bangsa Indonesia adalah bangsa yang kaya akan budaya sehingga perlu dijaga sebagai identitas bangsa.

Sejarah Bhinneka Tunggal Ika

Sejarah Bhinneka Tunggal Ika berawal dari abad ke-14 Masehi di Pulau Jawa. Semboyan tersebut dijumpai di Prasasti Tugu yang ditemukan di Desa Ciaruteun Ilir, Bogor, Jawa Barat.

Menurut sejarah, Prasasti Tugu adalah peninggalan dari masa pemerintahan Hayam Wuruk dari Kerajaan Majapahit pada 1356 Masehi.

Prasasti Tugu menyampaikan tentang perlunya menjaga persatuan dan kerukunan di tengah perbedaan agama. Prasasti tersebut juga berisi kutipan dari Kitab Sutasoma karangan Mpu Tantular.

Pesan Bhinneka Tunggal Ika yang terdapat dalam Prasasti Tugu menegaskan tentang pentingnya menjaga persatuan dan toleransi yang ada di Nusantara.

Akhirnya, pasca kemerdekaan Indonesia, Bhinneka Tunggal Ika secara resmi menjadi semboyan nasional, tepatnya pada 18 Agustus 1950 dan tercantum dalam UUD 1945 Pasal 36A.

Demikian penjelasan mengenai makna Bhinneka Tunggal Ika dan sejarahnya. [ENF]