Konten dari Pengguna

Marga Parna Apa Saja? Ini Jumlah dan Namanya

Sejarah dan Sosial

Sejarah dan Sosial

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Foto Hanya Sekedar Ilustrasi: Marga Parna Apa Saja?. Sumber: Irgi Nur Fadil/Pexels.com
zoom-in-whitePerbesar
Foto Hanya Sekedar Ilustrasi: Marga Parna Apa Saja?. Sumber: Irgi Nur Fadil/Pexels.com

Marga Parna adalah salah satu marga yang ada di Batak Toba, mereka banyak bermukim di Batu Aji. Marga Parna juga menjadi marga paling besar atau terbanyak di etnis Batak Toba. Lantas berapa jumlah marga Parna? Dan marga Parna apa saja?

Untuk menjawab pertanyaan tersebut, simak pembahasan ini!

Marga Parna Apa Saja?

Foto Hanya Sekedar Ilustrasi: Marga Parna Apa Saja? Sumber: Yaomil Akbar/Pexels.com

Dr. Jonar T.H. Situmorang dalam buku berjudul Asal-Usil, Silsilah, dan Tradisi Budaya Batak Toba menjelaskan bahwa pada kepercayaan marga Parna, mereka tidak boleh saling mengawinkan anak antarsesama suku sampai sekarang.

Meskipun jumlah kumpulan marga parna sangat banyak, namun tetap saja sesama marga mereka tidak ada yang saling mengawinkan. Sejarah marga ini bermula dari dua cabang leluhur marga Batak, yaitu Guru Tatea Bulan dan Raja Isumbaon.

Kemudian Raja Isumbaon menjadi penguasaan kawasan Pangururan yang dulunya dikenal sebagai Tano sumba (Tanah Sumba). Raja Isumbaon mempunyai keturunan yang diberi nama Tuan Sorimangaraja.

Tuan Sorimangaraha mempunyai istri bernama Si Boru Anting Sabungan yang asalnya dari keturunan Guru Tatea Bulan. Selanjutnya dari Si Boru Anting Sabungan, Tuan Sorimangaraja mempunyai anak Si Ambaton yang mempunyai gelap Tuan Sorba Di Julu.

Tuan Sorba Di Julu menjadi induk dari kelompok marga yang dikenal dengan marga Parna. Tuan Sorba Di Julu ini mempunyai gelar menjadi Raja Nai Ambaton.

Adapun tentang berapa jumlah marga Parna ada banyak pendapat. Ada yang menyatakan jumlah marga parna ini 60-an marga dan ada yang menyatakan juga mencapai 64 marga. Bahkan ada juga yang menyatakan jumlahnya 83.

Adanya perbedaan akan jumlah marga dalam kelompok Parna ini kemungkinan diakibatkan karena jumlahnya sangatlah banyak. Inilah beberapa marga Parna (Pomparan Ni Raja Nai Ambaton) yang ada di Batak Toba:

  1. Simbolon

  2. Tinambunan

  3. Tumanggor

  4. Turuten

  5. Maharaja

  6. Pinayungan

  7. Nahampun

  8. Tamba Sitonggor

  9. Siallangan

  10. Turnip

  11. Tamba Lumba Tonga-Tonga

  12. Sidabutar

  13. Sijabat

  14. Siadari

  15. Sidabalok

  16. Tamba Marhati Ulubalang

  17. Siambaton

  18. Munte Lumban Toonga-Tonga

  19. Tamba Lumba Uruk

  20. Tamba Rumaroha (Lumban Toruan)

  21. Rumahorbo

  22. Napitu

  23. Sitio

  24. Sidauruk

  25. Simanihuruk

  26. Tamba Sidauruk

  27. Simalango

  28. Saing

  29. Simarmata

  30. Nadeak

  31. Saragi

  32. Sumbayak

  33. Sitanggang

  34. Sigalingging

  35. Sigaringging

  36. Tending

  37. Banurea

  38. Manik Kecupak

  39. Gajah

  40. Bringin

  41. Barasa

  42. Boang

  43. Bancin

  44. Saraan

  45. Kombih

  46. Berampu

  47. Munte

  48. Damunte

  49. Dalimunte

  50. Ginting Bukit

  51. Ginting Beras

  52. Ginting Jawak

  53. Ginting Pase

  54. Ginting Sinisuka

  55. Ginting Tumangger

  56. Ginting Siguhen

  57. Hubu

  58. Hobun

  59. Turnip

  60. Tendang

  61. Sitanggang Upar Perangin Nawalu

  62. Turutan atau Turuten

  63. Rumaharbo

  64. Sikedang (Kutacane)

Itulah beberapa marga Parna yang menjadi salah satu marga di Batak Toba yang masih lestari hingga sekarang. (eK)