Konten dari Pengguna

Masa Kemunduran Daulah Umayyah dan Pencapaian-pencapaiannya

Sejarah dan Sosial

Sejarah dan Sosial

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi masa kemunduran Daulah Umayyah. Sumber: Maria Orlova/pexels,com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi masa kemunduran Daulah Umayyah. Sumber: Maria Orlova/pexels,com

Masa kemunduran Daulah Umayyah terjadi pada masa kepemimpinan Khalifah Marwan bin Muhammad. Hal itu terjadi setelah serangan kekuatan politik dari Dinasti Abbasiyah pada 127 H.

Menurut Fananie, Mulyana, dan Maulana dalam Refleksi Kemunduran Dinasti Umayyah dan Dinasti Abbasiyah, terdapat sejumlah faktor lain yang meruntuhkan Dinasti Umayyah, seperti persaingan antar keluarga khalifah.

Untuk mengetahui lebih lanjut mengenai masa kemunduran Daulah Umayyah, simak penjelasan berikut ini.

Masa Kemunduran Daulah Umayyah

Ilustrasi masa kemunduran Daulah Umayyah. Sumber: Julia Volk/pexels,com

Dinasti Umayyah berkuasa selama kurang lebih 90 tahun. Masa kemunduran Daulah Umayyah terjadi pada masa Khalifah Marwan bin Muhammad di tahun 744 Masehi. Adapun beberapa faktor penyebab kemunduran Dinasti Umayyah adalah:

  1. Pengangkatan khalifah dilakukan berdasarkan garis keturunan.

  2. Adanya persaingan antara keluarga khalifah.

  3. Adanya latar belakang pembentukan Dinasti Umayyah yang mengandung konflik politik dengan Khalifah Ali bin Abi Thalib.

  4. Kembali munculnya pengikut Ali (Sui'ah) dan kaum Khawarij yang mengganggu kestabilan Dinasti Umayyah.

  5. Adanya konflik antara Bani Qays (Suku Arabia Utara) dan Bani Kalb (Suku Arabia Selatan) yang sebelumnya telah berdamai. Dampak dari perselisihan tersebut adalah pemimpin Dinasti Umayyah kesulitan untuk membangun persatuan serta kesatuan.

  6. Golongan Mawali (non-Arab), khususnya di wilayah Irak dan bagian Timur merasakan adanya inferioritas dan ketidakpuasan.

  7. Adanya gaya hidup mewah di kalangan istana yang menyebabkan keturunan khalifah tidak terbiasa mengemban amanat kenegaraan yang berat.

  8. Adanya kekecewaan tokoh agama lantaran berkurangnya perhatian penguasa terhadap perkembangan agama.

  9. Kehadiran kekuatan baru yang dipelopori oleh keturunan Al-Abbas bin Abdul Muthalib. Gerakan tersebut semakin kuat karena memperoleh dukungan dari Bani Hasyim, kaum Syi'ah, serta kaum Mawali.

Pencapaian-pencapaian Dinasti Umayyah

Dinasti Umayyah mencapai masa kejayaannya pada masa kepemimpinan Muawiyah bin Abi Sufyan, hingga Umar bin Abdul Aziz. Adapun sederet pencapaian Dinasti Umayyah adalah:

  1. Pemindahan ibu kota negara dari Kufah, Irak, menjadi Damaskus, Syiria.

  2. Mencetak alat tukar pembayaran atau uang.

  3. Mendirikan lembaga pos untuk membantu pengiriman barang.

  4. Memberikan ruang kepada masyarakat non muslim untuk terlibat dalam proyek pembangunan ekonomi, farmasi, maupun ilmu pengetahuan.

  5. Membentuk badan intelijen militer.

  6. Mendirikan pabrik kapal di Tunisia.

  7. Membentuk Mahkamah Khusus untuk membantu menangani masalah kepegawaian pemerintah maupun kerajaan.

  8. Menyediakan tenaga pengajar untuk anak yatim.

  9. Merenovasi Masjid Nabawi dan Masjid Al-Aqsa.

  10. Memberantas kemiskinan.

Demikian penjelasan mengenai masa kemunduran Daulah Umayyah dan pencapaiannya. [ENF]