Masyarakat Digital: Pengertian, Ciri, dan Contohnya

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Masyarakat digital adalah setiap elemen masyarakat yang terhubung melalui jaringan teknologi informasi dan komunikasi kemudian mempengaruhi pola interaksi yang terjadi.
Berdasarkan buku The Network Society: A Cross-cultural Perspective karya Castells, masyarakat digital memiliki struktur sosial yang terdiri dari jaringan dengan mikro-elektronik berbasis informasi digital dan teknologi komunikasi.
Berikut akan dijelaskan mengenai ciri dan contoh masyarakat digital di Indonesia.
Ciri-Ciri Masyarakat Digital
Ciri-ciri masyarakat digital antara lain:
Menggunakan teknologi dalam berbagai aspek kehidupan.
Memiliki kebutuhan yang tinggi akan informasi.
Terhubung dengan lokasi yang berdampak pada organisasi ruang dan waktu.
Meningkatnya kebutuhan tenaga kerja di bidang komunikasi dan informasi.
Perubahan pola interaksi masyarakat dari langsung menjadi tidak langsung.
Jenis dan Contoh Masyarakat Digital
Berikut adalah sejumlah jenis dan contoh dari masyarakat digital.
1. Digital Citizenship
Digital citizenship merupakan penggunaan layanan digital untuk pelayanan publik dan pemerintahan dengan tujuan memudahkan urusan kemasyarakatan dan negara.
Sebagai contohnya adalah teknologi e-KTP, NPWP, BPJS, dan lain sebagainya. Teknologi ini terintegrasi menjadi satu kesatuan yang dikelola pemerintah untuk kemudahan dua belah pihak.
2. Digital Lifestyle
Digital lifestyle adalah penggunaan teknologi untuk kehidupan sehari-hari terutama berhubungan dengan media sosial.
Masyarakat bisa mendapatkan informasi dengan mudah dengan media internet. Selain itu, masyarakat bisa berinteraksi secara tidak langsung dengan masyarakat lain.
Sebagai contohnya adalah sosial media, seperti Instagram, TikTok, dan YouTube Individu bisa mendapat informasi juga hiburan.
3. Digital Commerce
Digital commerce adalah penggunaan teknologi untuk melakukan aktivitas ekonomi termasuk jual beli atau perdagangan.
Sementara E-commerce merupakan salah satu bentuk digital commerce. Di mana selain kebutuhan sehari-hari, masyarakat juga bisa membeli jasa bahkan harta.
Sebagai contoh adanya Shopee dan Tokopedia. Di mana masyarakat bisa membeli barang, jasa, bahkan harta seperti emas.
Selain itu, ada juga laman seperti KitaBisa.com yang bisa jadi media untuk menyalurkan sumbangan, serta Bibit sebagai laman untuk investasi.
Demikian informasi mengenai pengertian, ciri, dan contoh masyarakat digital di Indonesia. Semoga informasi di atas bermanfaat. (SP)
