Konten dari Pengguna

Mata Pencaharian Kerajaan Mataram Kuno dan Kondisi Sosialnya

Sejarah dan Sosial

Sejarah dan Sosial

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Iustrasi mata pencaharian kerajaan mataram kuno. Sumber: NEOSiAM 2024+/pexels.com
zoom-in-whitePerbesar
Iustrasi mata pencaharian kerajaan mataram kuno. Sumber: NEOSiAM 2024+/pexels.com

Kerajaan Mataram Kuno termasuk sebagai kerajaan yang pernah berkuasa di Pulau Jawa, tepatnya di kawasan Jawa Tengah dan Jawa Timur. Semasa berkuasa, mayoritas mata pencaharian Kerajaan Mataram Kuno adalah pedagang, petani, seniman, hingga pengrajin.

Hal ini juga diungkapkan oleh Arrazaq dan Rochmat dalam Kehidupan Sosial Ekonomi Masyarakat Kerajaan Mataram Kuno Abad IX-X M: Kajian Berdasarkan Prasasti dan Relief, bahwa masyarakat di zaman Kerajaan Mataram Kuno hidup dengan mengandalkan sektor pertanian, hingga perdagangan.

Untuk mengetahui informasi lebih lanjut mengenai mata pencaharian Kerajaan Mataram Kuno, simak dalam artikel berikut ini.

Mata Pencaharian Kerajaan Mataram Kuno

Ilustrasi mata pencaharian kerajaan mataram kuno. Sumber: DoDo PHANTHAMALY/pexels.com

Sebagaimana penjelasan sebelumnya, masyarakat yang hidup di zaman Kerajaan Mataram Kuno memiliki beragam profesi. Berikut ini adalah mata pencaharian Kerajaan Mataram Kuno:

1. Petani

Salah satu mata pencaharian Kerajaan Mataram Kuno adalah petani. Bahkan, mayoritas masyarakatnya mengandalkan sektor pertanian untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.

Berdasarkan Prasasti Canggal, disebutkan bahwa sektor utama dari segi pertanian masyarakat Kerajaan Mataram Kuno adalah beras.

2. Pedagang

Mata pencaharian Kerajaan Mataram Kuno selanjutnya adalah pedagang. Transaksi ekonomi melalui perdagangan ini umumnya dilakukan untuk mencukupi kebutuhan hidup setiap manusia.

Menurut Prasasti Panggumulan, masyarakat Kerajaan Mataram Kuno juga menjual beras. Komoditas yang diperdagangkan oleh pemerintah ini dikenai pajak. Bukan sekadar pajak hasil bumi serta pajak tanah, ada pula pajak usaha kerajinan serta pajak perdagangan.

3. Pengrajin

Mata pencaharian Kerajaan Mataram Kuno berikutnya adalah pengrajin. Dalam Prasasti Tihang, disebutkan sejumlah pengrajin di masa Kerajaan Mataram Kuno, seperti pengrajin emas, besi, gamelan tembaga, hingga alat-alat pertanian.

4. Seniman

Mata pencaharian Kerajaan Mataram Kuno yang terakhir adalah seniman. Di masa ini, kesenian tradisional mengalami perkembangan cukup pesat, sehingga banyak masyarakat berprofesi sebagai seniman. Misalnya adalah pengidung maupun pimpinan kendang.

Kehidupan Sosial di Masa Kerajaan Mataram Kuno

Pada aspek sosial, Kerajaan Mataram Kuno menerapkan sistem pembagian kasta. Hal ini mengikuti ajaran Hindu di India. Adapun beberapa kasta yang ada di Kerajaan Mataram Kuno adalah:

  • Kasta Brahmana atau golongan agamawan.

  • Kasta Ksatria, yaitu golongan bangsawan atau pejabat kerajaan.

  • Kasta Waisya, yaitu golongan para pedagang.

  • Kasta Sudra, yaitu golongan masyarakat biasa.

Demikian sederet informasi berkaitan dengan mata pencaharian Kerajaan Mataram Kuno. [ENF]