Meganthropus Paleojavanicus: Sejarah Penemuan dan Cirinya

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Meganthropus Paleojavanicus adalah jenis manusia purba yang ditemukan di wilayah Sangiran, Jawa Tengah tahun 1941. Ciri khas dari manusia purba satu ini adalah mempunyai struktur tulang besar.
Prasetyo dalam Pendidikan Indonesia pada Masa Prasejarah dan Hindu-Budha juga menjelaskan bahwa Meganthropus Paleojavanicus adalah manusia purba pertama yang mempunyai volume otak sekitar 900 cc.
Untuk mengetahui informasi lebih lanjut mengenai sejarah penemuan Meganthropus Paleojavanicus dan ciri-cirinya, simak selengkapnya dalam artikel berikut.
Sejarah Penemuan Meganthropus Paleojavanicus
Meganthropus Paleojavanicus adalah salah satu manusia purba yang ditemukan di Indonesia, tepatnya di daerah Sangiran, Jawa Tengah. Nama manusia purba ini memiliki arti manusia raksasa dari Jawa.
Sejarah penemuan Meganthropus Paleojavanicus terjadi tahun 1941 oleh G.H.R Von Koenigswald yang tengah melakukan penelitian di kawasan Sungai Bengawan Solo dari tahun 1936 sampai 1941.
Diperkirakan bahwa Meganthropus Paleojavanicus berasal dari lapisan Pleistosen bawah. Adapun fosil yang ditemukan oleh Von Koenigswald adalah fragmen rahang bawah bagian kanan, rahang atas sebelah kiri, serta gigi lepas.
Ciri-ciri Meganthropus Paleojavanicus
Terdapat sejumlah ciri-ciri yang dimiliki oleh Meganthropus Paleojavanicus, antara lain:
1. Memiliki Tonjolan Kening Mencolok dan Tulang Pipi Tebal
Salah satu ciri-ciri Meganthropus Paleojavanicus adalah mempunyai tonjolan kening mencolok serta tulang pipi yang tebal. Di samping itu, bentuk tulang pipinya juga terdapat guratan yang lebih jelas.
2. Tulang Ubun-Ubun Terlihat Pendek dan Hidung Lebar
Ciri-ciri Meganthropus Paleojavanicus selanjutnya adalah memiliki tulang ubun-ubun yang terlihat pendek serta berhidung lebar. Hal ini membuat wajahnya menyerupai gorila, tetapi terdapat beberapa perbedaan dasar yang tidak menunjukkan spesies tersebut.
3. Volume Otak 900 CC
Ciri-ciri Meganthropus Paleojavanicus berikutnya adalah mempunyai volume otak sekitar 900 cc. Hal itu menunjukkan bahwa daya pikirnya cukup mampu untuk menghadapi kehidupan yang jauh dari kata kecanggihan serta kemudahan. Pasalnya, saat itu manusia purba masih hidup dengan memanfaatkan sumber daya alam.
4. Bentuk Geraham Mirip Manusia
Ciri-ciri Meganthropus Paleojavanicus yang terakhir adalah bentuk gerahamnya menyerupai manusia sekarang, yakni cukup kuat. Namun, rahang dan giginya cenderung lebih besar serta kuat daripada manusia zaman sekarang.
Demikian informasi mengenai ciri-ciri Meganthropus Paleojavanicus dan ciri-cirinya. [ENF]
