Memahami 4 Ciri-ciri Sosiologi sebagai Ilmu dan Fungsinya

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ciri-ciri sosiologi sebagai ilmu pengetahuan ada empat, yaitu memiliki sifat empiris, teoritis, kumulatif, dan non-etis. Salah satu contoh bahwa sosiologi memiliki sifat empiris adalah sosiologi diperoleh dari observasi terhadap kenyataan.
Hal tersebut sesuai dengan makna dari kata empiris itu sendiri. Mengutip dari laman KBBI Daring Kemdikbud, empiris adalah berdasarkan pengalaman, terutama yang diperoleh dari penemuan, percobaan, dan/atau pengamatan.
4 Ciri-ciri Sosiologi sebagai Ilmu Pengetahuan
Sosiologi merupakan salah satu ilmu pengetahuan yang mengkaji tentang kehidupan manusia, khususnya kehidupan sosialnya (bermasyarakat). Layaknya sebuah ilmu pengetahuan, sosiologi pun memiliki ciri-ciri sebagai ilmu.
Mengutip dari buku Sosiologi Pariwisata: Kajian Kepariwisataan dalam Paradigma Integratif Transformatif Menuju Wisata Spiritual karya Suryadana (2013: 29), ciri-ciri sosiologi sebagai ilmu pengetahuan, yaitu:
1. Bersifat Empiris
Sosiologi bersifat empiris. Artinya, sosiologi didasarkan pada observasi terhadap kenyataan dan akal sehat. Kemudian, hasilnya tidak bersifat spekulatif.
2. Bersifat Teoritis
Sosiologi bersifat teoritis. Artinya, sosiologi selalu berusaha menyusun abstraksi berdasarkan hasil-hasil observasi.
3. Bersifat Kumulatif
Sosiologi bersifat teoritis. Artinya, teori sosiologi dibentuk atas dasar teori yang telah ada. Maksudnya adalah memperbaiki, memperluas, atau memperhalus teori-teori lama.
4. Bersifat Non-Etis
Sosiologi bersifat non-etis. Artinya, permasalahan yang dipersoalkan bukan merujuk pada buruk atau baiknya fakta tertentu. Tujuannya lebih kepada menjelaskan fakta secara analitis.
Fungsi Sosiologi dalam Kehidupan Manusia
Selain memiliki ciri sebagai ilmu, sosiologi juga memiliki fungsi penting bagi kehidupan manusia. Beberapa contoh fungsi sosiologi bagi kehidupan manusia, yaitu:
Sarana untuk melakukan perencanaan sosial;
Sarana untuk memahami berbagai macam fenomena sosial;
Sarana untuk melakukan penelitian seputar kehidupan sosial manusia;
Sarana untuk mencari solusi dari berbagai permasalahan sosial;
Sarana untuk melakukan evaluasi sosial;
Sarana untuk menjelaskan segala bentuk peristiwa sosial yang terjadi dalam kehidupan manusia; dan sebagainya.
Berdasarkan penjelasan tersebut, dapat dipahami bahwa sosiologi merupakan ilmu pengetahuan yang penting bagi kehidupan manusia. Pasalnya, sosiologi dapat menjadi sarana bagi manusia untuk melakukan berbagai kajian seputar sosial.
Selain itu, dapat dipahami bahwa sebagai ilmu, sosiologi tentu memiliki ciri-ciri ilmu pengetahuan. Empat ciri-ciri sosiologi sebagai ilmu adalah sosiologi bersifat empiris, teoritis, kumulatif, serta non-etis. (AA)
