Konten dari Pengguna

Memahami Filosofi Ikan Koi, Simbol Kekayaan dan Kesejahteraan

Sejarah dan Sosial

Sejarah dan Sosial

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi filosofi ikan koi. Foto: Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi filosofi ikan koi. Foto: Pixabay

Filosofi ikan koi salah satunya dapat kita peroleh dari perilaku ikan yang senang hidup berkelompok dengan damai. Ikan ini termasuk jenis ikan hias favorit dan disukai berbagai kalangan. Warna dan coraknya yang cantik ditambah mudahnya beradaptasi menjadi daya tarik ikan asal Negeri Sakura tersebut.

Memetik Pelajaran dari Filosofi Ikan Koi dalam Kehidupan

Ilustrasi filosofi ikan koi. Foto: Pixabay

Filosofi ikan koi juga dapat kita jadikan teladan untuk menjalani kehidupan sehingga menjadi pribadi yang lebih baik. Ikan koi ada di Jepang mulai tahun 1700-an. Ia tergolong jenis ikan mas atau karper. Ikan indah ini pun dikenal sebagai simbol persahabatan dan cinta di Jepang.

Nama “koi” diambil dari bahasa Jepang yang berarti cinta atau kasih sayang. Berikut pelajaran yang bisa kita ambil dari ikan koi.

1. Lembut

Ketika melihat ikan koi dalam kolam maka kita akan mendapati gerakannya yang anggun dan lemah lembut. Ikan koi juga tidak pernah menyakiti teman satu kelompoknya.

Baik itu ikan jantan ke betina atau sebaliknya, semua hidup rukun. Ditarik ke masa kini, masih banyak laki-laki yang suka menyakiti atau melakukan kekerasan terhadap wanita. Hal ini sangat menyimpang dari filosofi ikan koi.

2. Pemberani

Orang Jepang menyebut koi sebagai ikan samurai karena sikapnya yang pemberani. Ia tidak takut menghadapi rintangan. Kendati demikian, kita tidak harus menunjukkan sikap berani di semua kondisi. Tetaplah fleksibel atau tahu kapan harus bersikap lembut dan kapan sikap berani ditunjukkan.

3. Gampang Beradaptasi

Koi juga bisa beradaptasi dengan mudah dan cepat ketika ditempatkan di lingkungan baru. Perawatannya pun tidak sulit. Ikan hias air tawar populer ini juga bisa langsung bergabung dengan kelompok koi di kolam lain. Sikap ikan koi ini patut kita contoh terutama ketika berada di lingkungan kerja yang mengharuskan bertemu banyak orang.

4. Tidak Mengenal Senioritas

Memelihara ikan koi sering dijadikan terapi rileksasi. Hidup ikan yang berkelompok, tenang, dan damai, sangat menyenangkan ketika diperhatikan. Ikan bercorak unik ini juga tidak mengenal senioritas. Artinya memperlakukan ikan koi yang baru bergabung ke dalam kelompok mereka sama dengan penghuni lama.

Filosofi ikan koi sangat bermanfaat bila diterapkan dalam kehidupan. Di satu sisi ikan koi adalah jenis ikan yang cinta damai dan lembut, tetapi di sisi lain ia juga jenis ikan pemberani yang tidak takut pada apapun. Sepatutnya kita belajar dari ikan cantik ini. (DN)