Konten dari Pengguna

Memahami Isi Hak Oktroi VOC dalam Masa Penjajahan Belanda

Sejarah dan Sosial

Sejarah dan Sosial

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.

ยทwaktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi hak Oktroi VOC. Sumber: Pixabay/pexels.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi hak Oktroi VOC. Sumber: Pixabay/pexels.com

VOC adalah kongsi dagang Belanda yang terbentuk pada tahun 1602 dan dikenal sebagai kebijakannya dalam memonopoli perdagangan, hingga menciptakan Hak Oktroi VOC. Menurut Balk, Dijk, Kortlang, dan Koenders dalam The Archives of The Dutch East India Company (VOC) and The Local Institutions in Batavia (Jakarta), Hak Oktroi VOC berisi 9 macam hak yang merugikan bangsa Indonesia. Untuk mengetahui penjelasan lebih lanjut tentang Hak Oktroi VOC, baca artikel ini sampai habis.

Pengertian Hak Oktroi VOC

Ilustrasi hak Oktroi VOC. Sumber: Zeynep Kandemir/pexels.com

Hak Oktroi adalah suatu hak eksklusif yang digunakan untuk mengeksploitasi komoditas tertentu pada suatu daerah. Dengan begitu, Hak Oktroi VOC adalah hak eksklusif yang dimiliki organisasi VOC untuk mengeksploitasi komoditas yang dimiliki oleh bangsa Indonesia. Hak Oktroi VOC ini dibentuk untuk membantu mencapai tujuan organisasi VOC dan mempermudah dalam pelaksanaan tugas. Adapun tujuan VOC sendiri adalah membantu mendanai pemerintah Belanda dalam berjuang melawan Spanyol, memperkuat posisi Belanda, serta menghindari persaingan dan perselisihan antarpedagang Belanda.

Isi Hak Oktroi VOC

Hak Oktroi VOC terdiri dari 9 hak istimewa yang berlaku selama 20 tahun dan dapat diperpanjang. Sepanjang tahun 1602 sampai 1799, penerapan hak Oktroi VOC ini diperpanjang sebanyak 30 kali. Adapun isi Hak Oktroi VOC, antara lain.

  1. Hak memonopoli perdagangan

  2. Hak pemungutan pajak

  3. Hak bebas mencetak dan mengeluarkan uang sendiri

  4. Hak mengangkat dan memberhentikan karyawan atau pegawai

  5. Hak melangsungkan perjanjian dengan raja-raja setempat

  6. Hak membangun benteng

  7. Hak memiliki tentara sendiri sebagai bentuk pertahanan diri

  8. Hak melakukan perang serta menyatakan perdamaian

  9. Hak untuk mengangkat dan memberhentikan penguasa setempat

Hak Oktroi VOC ini semula diterapkan pada dua benua, yaitu Benua Afrika dan Benua Amerika. Ada pula Selat Magelhaens di Amerika Selatan serta Cabo Bona Esperansa yang terletak di Afrika Selatan. Penerapan hak istimewa VOC ini tentu saja dikecam oleh sejumlah negara, sehingga banyak yang melayangkan protes karena adanya ketidakadilan dan upaya VOC dalam memonopoli perdagangan.

Penerapan Hak Oktroi VOC di Indonesia

Hak Oktroi VOC atau Hal Istimewa VOC ini juga diterapkan di Indonesia. Upaya pertama dalam penerapan Hak Oktroi VOC ini adalah untuk memonopoli perdagangan di wilayah Ambon. Di samping itu, Hak Istimewa VOC juga membantu pihak Belanda dalam merampas benteng Portugis yang terletak di wilayah Ambon. Kejadian ini terjadi pada tahun 1605. Tak berhenti sampai situ saja, pada tahun 1609, organisasi VOC juga kembali mendirikan pangkalan perdagangan atau disebut juga dengan istilah loji yang berada di wilayah Banten. Penerapan Hak Oktroi VOC di Indonesia ini membuat masyarakat Indonesia, khususnya para pedagang mengalami kerugian besar, karena diterapkan adanya monopoli perdagangan. Meskipun demikian, setelah berhasil menguasai nusantara, VOC pun akhirnya mengalami kemunduran, hingga akhirnya bangkrut. Kebangkrutan ini disebabkan oleh banyaknya utang VOC, persaingan ketat dengan organisasi perdagangan negara lain, anggaran pegawai terlalu besar, banyaknya pegawai yang korupsi, pendudukan Perancis di Belanda pada tahun 1795. Itulah sederet informasi mengenai Hak Oktroi VOC atau Hak Istimewa VOC yang digunakan dalam hal perdagangan. [ENF]