Konten dari Pengguna

Memahami Tujuan Sistem Ekonomi Liberal bagi Suatu Negara

Sejarah dan Sosial

Sejarah dan Sosial

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi tujuan sistem ekonomi liberal, sumber foto: Ömer Derinyar by pexels.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi tujuan sistem ekonomi liberal, sumber foto: Ömer Derinyar by pexels.com

Sistem ekonomi liberal merupakan sistem ekonomi yang dibangun atas dasar ideologi kapitalisme. Tujuan sistem ekonomi liberal ini sebenarnya ada tiga, salah satunya memberikan kebebasan terhadap pelaku usaha dalam bersaing secara bebas.

Dalam sistem ekonomi liberal ini, individu harus menjadi manusia yang bebas menentukan keputusan ekonomi. Berdasarkan perspektif sistem ekonomi liberal, kesejahteraan masyarakat diasumsikan terjadi apabila individu dalam masyarakat bisa memperoleh kesejahteraan.

Dikutip dari buku Badan Hukum Koperasi dalam Konteks Keadilan Bermartabat karya Dr. H. Didi Sukardi, S.H., M.H, dan Dr. Fatin Hamamah, S.H., M.H, berikut ini tujuan lengkap dari sistem ekonomi liberal.

Tujuan Sistem Ekonomi Liberal

Ilustrasi tujuan sistem ekonomi liberal, sumber foto: Дмитрий Рощупкин by pexels.com

Sistem ekonomi liberal termasuk sistem ekonomi yang sangat memberikan kebebasan kepada para pelaku usaha. Sistem ini sangat cocok bagi para pemilik usaha untuk berusaha dan bersaing dalam satu bidang usaha.

Sebuah pasar tentu didalamnya akan ada satu atau dua bisnis yang bergerak di bidang yang sama, ini merupakan ekonomi liberal. Berikut beberapa tujuan sistem ekonomi liberal bagi suatu negara yang perlu diketahui.

1. Memberikan Kebebasan terhadap Pelaku Usaha dalam Bersaing secara Bebas

Tujuan yang pertama yaitu memberikan kebebasan terhadap para pelaku usaha dalam bersaing secara bebas. Bahkan pelaku usaha dalam sistem ekonomi liberal bisa berinovasi secara bebas tanpa takut dikekang oleh orang lain.

Mengingat di dalam sistem ekonomi liberal kebebasan adalah yang paling dijunjung tinggi. Jadi masyarakat memiliki kebebasan dalam bersaing dan melaksanakan perdagangan.

2. Hak Kepemilikan Pribadi atas Semua Proses Produksi akan Diakui

Hak kepemilikan pribadi akan diakui kembali atas semua proses produksi. Dalam hal ini tidak ada campur tangan pemerintah sehingga hak kepemilikan pribadi bisa diakui kembali.

3. Penentuan Harga Terjadi secara tidak Alami

Penentuan harga yang terjadi secara tidak alami artinya penentuan harga di dalam pasar akan dilakukan oleh masing-masing produsen. Namun, penentuan harga ini tetap disesuaikan dengan undang-undang yang sudah berlaku.

Di sini, pihak pemerintah hanya sebagai pengatur dan penjaga mekanisme yang ada di dalam pasar sistem ekonomi liberal.

Jadi, dari tujuan sistem ekonomi liberal tersebut akan mempermudah para pelaku usaha dalam melakukan usahanya. Mengingat para pelaku usaha memiliki kebebasan dalam bersaing maupun menentukan harga di pasar. (DSI)