Menelusuri Kehidupan Sosial Kerajaan Kediri yang Bercorak Hindu

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Sebagai salah satu kerajaan di pulau Jawa yang berpengaruh di masa lalu, tentunya mengetahui kehidupan sosial kerajaan Kediri menjadi hal yang perlu diketahui bersama.
Mengutip situs kedirikota.go.id, kerajaan Kediri bermula ketika raja Airlangga membagi kerajaannya menjadi dua. Kerajaan tersebut adalah Jenggala (Kahuripan) dan Panjalu (Kediri). Kedua kerajaan ini dipisahkan oleh Gunung Kawi dan sungai Brantas.
Berbagai Kehidupan Sosial Kerajaan Kediri
Kerajaan Kediri adalah salah satu kerajaan Hindu yang pernah berkuasa di Indonesia pada abad ke-11 hingga abad ke-12.
Kehidupan sosial di Kerajaan Kediri sangat dipengaruhi oleh agama Hindu, sehingga banyak sekali ritual dan kepercayaan yang berkaitan dengan ajaran agama tersebut.
Berikut adalah beberapa poin penting yang bisa menjelaskan tentang kehidupan sosial di Kerajaan Kediri yang bercorak Hindu.
1. Sistem Pemerintahan
Kerajaan Kediri memiliki sistem pemerintahan yang cukup kompleks, dengan raja sebagai pemimpin tertinggi.
Raja Kediri juga memiliki para pejabat yang bertanggung jawab atas berbagai bidang, seperti keamanan, keuangan, dan pelayanan publik.
2. Pendidikan dan Kebudayaan
Kerajaan Kediri sangat menghargai pendidikan dan kebudayaan, di mana banyak sekali ahli sastra, filsafat, dan agama yang lahir pada masa itu.
Banyak juga karya sastra seperti Kakawin Bharatayuddha karya Empu Sedah dan Kitab Hariwangsa dan Gatotkacasrya karya Empu Panuluh.
Berbagai karya sasatra tersebut yang merupakan warisan kebudayaan Kerajaan Kediri.
3. Agama Hindu
Agama Hindu memainkan peran penting dalam kehidupan sosial di Kerajaan Kediri. Banyak ritual dan upacara yang dilakukan dalam rangka mempersembahkan puja dan bhakti kepada para dewa dan dewi Hindu.
Selain itu, agama Hindu juga sangat mempengaruhi seni dan kebudayaan di Kerajaan Kediri, seperti tari dan musik.
4. Perdagangan
Perdagangan menjadi salah satu sektor penting dalam kehidupan sosial di Kerajaan Kediri.
Banyak sekali benda-benda seni, keramik, dan perhiasan yang ditemukan di Kerajaan Kediri berasal dari berbagai wilayah, seperti Tiongkok, India, dan Arab.
Selain itu, kerajaan ini juga memiliki hubungan dagang yang baik dengan negara-negara di Asia Tenggara, seperti Siam dan Kamboja.
5. Sistem Sosial
Sistem sosial di Kerajaan Kediri sangat beragam, dengan berbagai kelas sosial dan golongan masyarakat.
Terdapat golongan Brahmana sebagai pemimpin spiritual, Kshatriya sebagai pemimpin militer, Vaishya sebagai pedagang dan pengusaha, dan Shudra sebagai pekerja manual.
Mengenal kehidupan sosial di Kerajaan Kediri yang bercorak Hindu memberikan pemahaman yang lebih luas tentang kebudayaan dan sejarah Indonesia.
(AZS)
