Konten dari Pengguna

Mengapa dalam Penelitian dan Penulisan Sejarah Diperlukan Ilmu Bantu Sejarah?

Sejarah dan Sosial

Sejarah dan Sosial

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.

ยทwaktu baca 1 menit

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi mengapa dalam penelitian dan penulisan sejarah diperlukan ilmu bantu sejarah. Foto: Pexels
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi mengapa dalam penelitian dan penulisan sejarah diperlukan ilmu bantu sejarah. Foto: Pexels

Ilmu sejarah perlu menjadikan prinsip keilmuan lain untuk menganalisis pola kemanusiaan di masa lalu. Hal ini adalah alasan mengapa dalam penelitian dan penulisan sejarah diperlukan ilmu bantu sejarah.

Artikel ini akan menjawab pertanyaan mengapa dalam penelitian dan penulisan sejarah diperlukan ilmu bantu sejarah yang penting diketahui.

Alasan Mengapa dalam Penelitian dan Penulisan Sejarah Diperlukan Ilmu Bantu Sejarah

Ilustrasi mengapa dalam penelitian dan penulisan sejarah diperlukan ilmu bantu sejarah. Foto: Pexels

Dalam buku Ilmu Sejarah karya Dien dan Johan, ilmu bantu dikatakan memiliki sistematika tersendiri yang membantu rasio historis yang dimiliki sejarawan dalam memetakan objek yang selama ini belum terpikirkan.

Sejarawan membutuhkan ilmu bantu untuk melakukan tinjauan literatur yang lebih mendalam menggunakan pandangan dari ilmu tersebut.

Sebagai contoh adalah ilmu kelautan yang bisa digunakan beberapa prinsipnya dalam meneliti sungai dan sosiologi pedesaan bisa dimanfaatkan sejarawan untuk mengungkap kehidupan masyarakat di sekitar sungai Jakarta.

Lebih lanjut, berikut adalah fungsi dan kegunaan ilmu bantu sejarah, antara lain:

  1. Sebagai alat bantu untuk mengungkap suatu fakta dari sumber sejarah. Ilmu bantu bisa membuat sejarawan mampu melihat suatu peristiwa dari sudut pandang yang berbeda.

  2. Sebagai alat untuk mengurai sekaligus mengkritisi sumber dan fakta yang sudah dihimpun oleh peneliti.

  3. Sebagai kontrol agar proses yang dilakukan peneliti sejarah tetap bersandar pada metode ilmiah, sehingga peneliti tidak terjebak dalam fiksi dan mitos.

Ilmu bantu sejarah ada berbagai macam dan berikut adalah beberapa diantaranya:

  1. Arkeologi, ilmu yang mempelajari kebudayaan manusia masa lalu melalui kajian sistematis atas data bendawi yang ditinggalkan.

  2. Paleoantropologi, ilmu yang mempelajari manusia purba dengan objek fosil yang ditinggalkan.

  3. Epigrafi, ilmu yang mempelajari tentang benda-benda tertulis dari masa lampau, misalnya prasasti.

  4. Linguistik, ilmu bahasa atau studi ilmiah mengenai bahasa.

  5. Statistika, ilmu yang mempelajari mengenai proses merencanakan, mengumpulkan, menganalisis, menginterpretasi, dan mempresentasikan data.

  6. Ilmu sosial, penting terutama untuk mengungkap latar belakang sosial dari suatu masyarakat dalam suatu kurun waktu dimana peristiwa itu terjadi. Beberapa contohnya adalah antropologi dan sosiologi.

Selain yang telah disebutkan di atas, tentu masih banyak jenis ilmu bantu dalam sejarah yang bisa ditemukan.

Demikian adalah jawaban dari pertanyaan mengapa dalam penelitian dan penulisan sejarah diperlukan ilmu bantu sejarah. (SP)