Konten dari Pengguna

Mengapa Thailand Tidak Pernah Dijajah oleh Negara Lain? Ini Faktanya

Sejarah dan Sosial

Sejarah dan Sosial

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi mengapa thailand tidak pernah dijajah oleh negara lain. Foto: Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi mengapa thailand tidak pernah dijajah oleh negara lain. Foto: Pixabay

Sebuah fakta unik tentang mengapa Thailand tidak pernah dijajah oleh negara lain, rasanya akan sangat menarik untuk disimak. Kira-kira apa alasannya dan kenapa hal itu bisa terjadi?

Simak pembahasan lebih lanjut mengenai mengapa Thailand tidak pernah dijajah oleh negara lain yang perlu diketahui.

Mengapa Thailand Tidak Pernah Dijajah oleh Negara Lain?

Ilustrasi mengapa thailand tidak pernah dijajah oleh negara lain. Foto: Pixabay

Dalam buku Sekali Tes Langsung Lolos SBMPTN yang disusun oleh Tim Tangga Eduka, ada setidaknya dua alasan mengapa Thailand tidak pernah dijajah.

Pertama, pada abad ke-19, Thailand sudah memiliki sistem suksesi yang sudah mantap. Kedua, Thailand mampu mengeksploitasi persaingan dan ketegangan antara Indocina Perancis dan Kerajaan Inggris.

Ditambahkan berdasarkan Buku Siswa Ilmu Pengetahuan Sosial karya Nurhayati, raja Thailand saat itu terbuka terhadap dunia luar dan sudah adanya orang-orang yang berpendidikan, terutama keluarga kerajaan.

Anak-anak raja dan keluarga raja dikirimkan ke Eropa untuk menuntut ilmu. Bahkan, mereka mendatangkan guru dari Eropa untuk mengajarkan ilmu pengetahuan.

Di lain sisi, Thailand pada masa itu menjadi perbatasan wilayah para kolonialis Eropa, yaitu antara Inggris utara dan selatan, Perancis di Indocina, dan Belanda di Hindia Belanda.

Selain itu, dalam buku Nasionalisme Qur’ani karya Lufaeti, nasionalisme di Thailand tumbuh sebagai reaksi terhadap kerajaan dengan tuntutan merubah bangsa dari semula berbentuk kerajaan menjadi bentuk monarki parlementer.

Artinya, nasionalisme di Thailand tidak bersifat reaktif terhadap kolonialisme. Nasionalisme justru tumbuh atas dasar kebebasan dari penjajahan internal yang disebabkan oleh eksistensi kerajaan yang otoriter.

Sosok yang penting adalah Raja Chulalongkorn yang bisa dikatakan sudah melindungi negara Thailand dari penjajahan. Raja Chulalongkorn memahami bahwa cara untuk menghindari penjajahan adalah dengan mendekatkan diri kepada Eropa.

Raja menjalankan sebuah taktik dan reformasi sentralisasi melalui sistem politik yang disebut dengan Mandala yang cukup unik karena justru menghormati Inggris dan Perancis.

Raja Chulalongkorn justru bekerja sama dengan Eropa untuk mulai mengerjakan beberapa proyek besar-besaran dalam rangka modernisasi pada Thailand kala itu.

Demikian adalah beberapa alasan mengapa Thailand tidak pernah dijajah oleh negara lain yang perlu diketahui. (SP)