Mengenal Ciri Khas Suku Sasak dan Adat-istiadatnya

Sejarah dan Sosial
Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.
Konten dari Pengguna
12 April 2023 14:22 WIB
·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Ilustrasi ciri khas Suku Sasak. Sumber: Raw_image6/pixabay.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi ciri khas Suku Sasak. Sumber: Raw_image6/pixabay.com
ADVERTISEMENT
sosmed-whatsapp-green
kumparan Hadir di WhatsApp Channel
Follow
Indonesia dikenal sebagai negara yang memiliki ratusan etnis, salah satunya adalah Suku Sasak. Ciri khas Suku Sasak yang mudah dikenali adalah logat bicaranya yang mirip dengan dialek Sumbawa dan Bali. Menurut tuturan Wahyudin dalam penelitiannya bertajuk Identitas Orang Sasak: Studi Epistemologis Terhadap Mekanisme Produksi Pengetahuan Masyarakat Suku Sasak, salah satu etnis asli Lombok ini memiliki karakteristik hasil leburan dari interaksi antara penduduk asli dan non Sasak. Lantas, apa saja ciri khas Suku Sasak? Simak penjelasan lengkapnya dalam artikel ini!
ADVERTISEMENT

Ciri Khas Suku Sasak

Ilustrasi ciri khas Suku Sasak. Sumber: Raw_image6/pixabay.com
Masyarakat Sasak merupakan penduduk asli Lombok yang memegang teguh nilai-nilai kearifan lokal dan membentuk ciri khasnya. Adapun ciri khas Suku Sasak adalah sebagai berikut

1. Karakteristik Suku Sasak

Salah satu karakteristik yang dimiliki Suku Sasak adalah sikapnya yang ramah. Masyarakat Sasak sangat sopan dan lembut kepada tamu yang berkunjung. Hal itu membuat banyak orang sangat senang saat bertemu dengan masyarakat Sasak.

2. Bahasa Suku Sasak

Sebagaimana suku lainnya, masyarakat Sasak juga memiliki bahasa yang digunakan dalam interaksi sehari-hari. Adapun bahasa yang digunakan adalah bahasa Sasak. Dalam bahasa Sasak, terdapat tingkatan bahasa berupa formal dan non formal. Selain itu, bahasa Sasak juga terbagi menjadi 5 dialek yang digunakan sesuai daerah masing-masing.
ADVERTISEMENT

3. Pakaian Adat Suku Sasak

Pakaian adat yang dikenakan Suku Sasak untuk laki-laki dan perempuan memiliki ciri khas berbeda. Laki-laki mengenakan pegon, sedangkan perempuan memakai lambung. Pegon umumnya berwarna gelap, tidak memiliki motif, dan dikenakan bersama aksesoris mahkota serta kain songket untuk keris. Adapun lambung berupa pakaian mirip kebaya dengan beludru berwarna gelap yang bernama tangkong. Ada pula lempot atau kain tenun panjang dengan motif khas Sasak.

4. Rumah Adat Suku Sasak

Bale adalah istilah yang digunakan untuk menyebut rumah adat Suku Sasak. Lantai rumah ini terbuat dari abu jerami, tanah liat, serta kotoran kerbau. Dinding Bale terbuat dari bambu dan atapnya berasal dari alang-alang. Bale sendiri memiliki 3 jenis, yaitu Bale Tani, Bale Kodong, serta Bale Bonter.
ADVERTISEMENT

5. Adat Istiadat

Layaknya etnis lainnya, Suku Sasak juga memiliki adat istiadat yang masih kental. Salah satu tradisi yang sangat terkenal adalah kawin lari. Seperti namanya, konsep kawin lari digunakan untuk calon pengantin laki-laki yang menculik calon pengantin perempuan. Lalu, pihak keluarga laki-laki akan menginformasikan keberadaan calon menantunya kepada orang tua pihak perempuan. Selain itu, Suku Sasak juga memiliki upacara adat, yaitu Bau Nuale sebagai upacara menangkap cacing laut. Nah, itulah sejumlah ciri khas Suku Sasak beserta adat-istiadatnya. Apakah kamu tertarik untuk berkunjung dan melihat keanekaragaman suku ini? [ENF]