Konten dari Pengguna

Mengenal Filosofi Ular yang Terkenal Berbisa dan Mematikan

Sejarah dan Sosial

Sejarah dan Sosial

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi filosofi ular, sumber foto: mark broadhurst by pexels.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi filosofi ular, sumber foto: mark broadhurst by pexels.com

Perlu kamu tahu bahwa ada beragam filosofi ular yang terkenal dengan bisa nya yang mematikan. Pada dasarnya, ular merupakan sejenis hewan reptil yang memiliki tubuh panjang tanpa ada kaki.

Meskipun tidak memiliki kaki, ular tetap menjadi hewan yang cukup ditakuti karena memiliki resiko yang besar. Resiko ini bisa dari gigitan hingga lilitannya yang sangat mematikan.

Maka tidak heran apabila ular masuk ke dalam kategori hewan yang cukup berbahaya. Hal ini bahkan menghadirkan berbagai macam filosofi terkait ular seperti berikut.

Filosofi Ular

Ilustrasi filosofi ular, sumber foto: Worldspectrum by pexels.com

Dikutip dari psychologytoday.com, ini dia beragam filosofi ular mulai dari yang terkenal dengan bisa mematikan dalam kehidupan kuno dan sekarang.

1. Ular Menurut Mitos Yunani

Menurut Teiresias, seorang peramal paling terkenal dalam mitos Yunani, ular mengandung filosofi tersendiri. Pada waktu itu, Teiresias menemukan sepasang ular bergandengan di gunung Cithaeron, kemudian ia memukul ular tersebut.

Hal ini tentu saja menyinggung Dewi Hera yang mengubahnya menjadi seorang wanita. Dari hal tersebut, tentu saja dapat disimpulkan bahwa jangan sembarangan memukul ular karena bisa saja menimbulkan dampak buruk.

2. Ular oleh Orang Kuno

Berdasarkan anggapan orang kuno, ular mengandung filosofi tentang ramalan yang sangat serius. Dahulu kala, pemimpin akan berkonsultasi dengan peramal sebelum melakukan sebuah usaha besar.

Bahkan beberapa pakar ilmiah menganggap bahwa peramal lebih unggul daripada dewa. Namun, kesulitan dalam berkonsultasi membuat sebagian besar ramalan terpenuhi oleh peramal seperti Teiresias.

3. Ophidiophobia

Ophidiophobia atau ketakutan akan ular membuat banyak orang menganggap bahwa ular merupakan sesuatu yang menakutkan. Memang ophidiophobia termasuk salah satu fobia spesifik yang paling umum.

Sekarang, bahaya akan buatan manusia seperti mobil dan kabel listrik jauh lebih mungkin menyerang orang lain. Namun, fobia akan alam dan hewan seperti ular akan tetap membekas dalam ingatan manusia.

4. Ular yang Mematikan

Banyak yang setuju bahwa ular merupakan sebuah racun yang mematikan sekaligus penawar racun. Selain itu, ular juga memiliki banyak khasiat pengobatan lain yang sudah digunakan manusia.

Beberapa orang berpikir bahwa Tongkat mewakili kontrol atas sifat ganda ular atau pemanfaatan kekuatan ular seperti nabi Musa.

Itulah beberapa filosofi ular yang lebih terkenal dengan bisa yang mematikan. (DSI)