Mengenal Lambang ASEAN beserta Arti dan Sejarah Terbentuknya

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Sebagai organisasi penting di Asia Tenggara, lambang ASEAN memiliki arti dan makna tersendiri, di antaranya stabil, damai, bersatu, dan dinamis. Selain itu, setiap warna juga memiliki makna dan maksud tertentu.
Artikel ini akan membahas tentang arti lambang ASEAN beserta sejarah terbentuknya. Mari simak pembahasannya di sini.
Sejarah Terbentuknya ASEAN
Association of Southeast Asian Nations atau biasa dikenal sebagai ASEAN, merupakan organisasi geopolitik dan ekonomi yang dibentuk khusus untuk negara-negara di kawasan Asia Tenggara.
Seperti dikutip dari situs asean.org, organisasi ini terbentuk pada 8 Agustus 1967, di Bangkok, Thailand. Kala itu, perwakilan dari 5 negara di Asia Tenggara, sedang berkumpul di aula utama gedung Departemen Luar Negeri Bangkok untuk menandatangani dokumen.
Lima perwakilan yang menandatangani dokumen adalah:
Adam Malik - Menteri Luar Negeri Indonesia
Narciso R. Ramos - Menteri Luar Negeri Filipina
Tun Abdul Razak - Menteri Luar Negeri Malaysia
S. Rajaratnam - Menteri Luar Negeri Singapura
Thanat Khoman - Menteri Luar Negeri Thailand
Dengan penandatanganan dokumen tersebut, akhirnya terlahirlah Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara atau ASEAN.
Mengenal Arti Lambang ASEAN
Setelah terbentuk, ASEAN juga memiliki logo atau lambang yang memiliki arti dan makna tersendiri. Lambang ini berhasil menjadi ciri khas tersendiri bagi ASEAN.
Lambang ASEAN sendiri digambarkan dengan seikat padi berwarna kuning dengan latar belakang merah. Kemudian terdapat lingkaran putih dan biru di sekelilingnya.
Arti dari lambang ASEAN tersebut adalah stabil, damai, bersatu, dan dinamis.
Selain itu, setiap elemen dan warna dalam logo ASEAN juga memiliki arti serta makna yang mendalam. Berikut penjelasannya.
1. Seikat Padi
Seikat padi dalam lambang ASEAN melambangkan impian para pendiri. Di mana padi melambangkan kesejahteraan, kemakmuran, kesuburan, dan kekayaan yang menjadi harapan bagi anggota ASEAN.
Total garis atau padi tersebut berjumlah 10 helai. Di mana jumlah helai tersebut menggambarkan total 10 anggotaa ASEAN dalam kesatuan dan solidaritas.
2. Lingkaran
Lingkaran yang mengelilingi padi dalam lambang ASEAN mencerminkan persatuan negara-negara Asia Tenggara sebagai organisasi regional. Selain itu, hal ini juga menggambarkan keterhubungan antar negara anggota.
3. Warna
Lambang ASEAN memiliki sejumlah warna, seperti kuning yang melambangkan kemakmuran, merah artinya keberanian dan dinamisme, putih menggambarkan kesucian, serta biru yang berarti perdamaian dan stabilitas.
Demikian pembahasan mengenai lambang ASEAN beserta arti dan sejarah terbentuknya. (RN)
