Mengenal Makna dari Nilai Praksis dalam Pancasila beserta Contohnya

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Makna dari nilai praksis adalah nilai instrumental dalam menerapkan praktik nyata di kehidupan sehari-hari.
Dikutip dari buku Prof. Dr. H. Parji oleh Joko Indro, nilai praksis merupakan nilai-nilai pelaksanaan, nilai pengamalan, serta nilai konkret dari implementasi Pancasila dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, maupun bernegara.
Lantas, bagaimana makna dari nilai praksis dalam Pancasila?
Makna dari Nilai Praksis dalam Pancasila
Nilai praksis Pancasila merupakan nilai instrumental Pancasila dalam praktik nyata di kehidupan sehari-hari. Perwujudan dari nilai praksis mempunyai penjabaran dari berbagai nilai Pancasila.
Nilai praksis Pancasila juga menjadi perwujudan nilai instrumental dalam realitas sehari-hari. Dengan mewujudkan hal tersebut, nilai-nilai dalam Pancasila akan berkembang, dapat diubah, dan ditingkatkan sesuai dengan perkembangan zaman.
Contoh Nilai Praksis dalam Pancasila
Berikut ini berbagai contoh nilai praksis yang ada dalam Pancasila:
1. Sila Pertama
Dalam sila pertama, terdapat nilai praksis sebagai berikut:
Jaminan kehidupan beragama serta toleransi antarumat beragama.
Tidak memaksa warga negara memeluk agama tertentu, namun wajib memeluk suatu agama.
Pengabdian pada Tuhan untuk memenuhi kewajiban serta menjauhi larangan menurut agama masing-masing.
2. Sila Kedua
Dalam sila kedua, terdapat nilai praksis sebagai berikut:
Pemerintah berupaya meningkatkan potensi seluruh masyarakat.
Penghormatan untuk mencapai kemerdekaan.
Pemerintahan wajib mewujudkan keadilan dalam peradaban yang sangat kuat.
Pengakuan martabat manusia.
3. Sila Ketiga
Berikut ini nilai praksis yang terkandung dalam sila ketiga Pancasila:
Komitmen terhadap tanah air.
Cinta bangsa dan negara sebagai makna nasionalisme.
Memajukan persatuan dan kesatuan bangsa.
Memahami nilai persatuan Indonesia.
4. Sila Keempat
Berikut ini nilai praksis yang terdapat dalam sila keempat:
Pimpinan aparatur pemerintah dapat berkembang sesuai pedoman.
Seluruh rakyat memiliki kedudukan, kewajiban, dan hak yang sama.
Pengakuan nilai kedaulatan di tangan rakyat.
5. Sila Kelima
Dalam sila kelima, terdapat nilai praksis sebagai berikut:
Menekan prinsip pemerintah yang mendukung pembangunan dan kemajuan.
Pemerintah harus mencapai masyarakat yang adil dan makmur.
Saling menghormati.
Itu dia sekilas pembahasan mengenai makna dari nilai praksis dalam Pancasila dan contohnya.(LAU)
