Mengenal Ragam Flora dan Fauna di Indonesia

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ragam flora dan fauna di Indonesia selalu menjadi pembahasan yang menarik karena keberagamannya.
Dikutip dari buku Bahas Tuntas 1001 Soal IPS SD, Indonesia merupakan negara yang kaya dengan flora dan fauna karena terletak di antara dua benua dan dua samudra. Flora dan fauna mempunyai arti dunia tumbuhan dan dunia hewan.
Lantas, apa saja ragam flora dan fauna di Indonesia?
Ragam Flora dan Fauna di Indonesia
Flora dan fauna di Indonesia terbagi menjadi tiga zona, yaitu zona asiatis, peralihan, dan australis, dengan penjelasan sebagai berikut:
1. Asiatis
Zona asiatis meliputi wilayah barat, yaitu Jawa, Bali, Kalimantan, dan Sumatra. Pada zona ini, flora maupun fauna mempunyai karakter seperti flora dan fauna di Benua Asia karena lokasi geografis.
Berikut ini beberapa ciri dari flora dan fauna di zona asiatis:
Mamalia besar, seperti gajah dan badak.
Berbagai jenis reptil, kera, serta ikan air tawar.
Spesies burung lebih banyak burung berkicau daripada burung berwarna mencolok.
Tidak ada hewan berkantung.
Flora hutan tropis berjenis tumbuhan, seperti kamper, meranti, mahoni, dan keruing.
Vegetasi didominasi tanaman berdaun lebat.
Adapun contoh fauna endemik pada zona asiatis, yaitu badak bercula satu, gajah sumatera, bekantan, dan orang utan. Sedangkan, contoh dari flora, yaitu bunga bangkai, kantung semar, dan rafflesia arnoldi.
2. Peralihan
Zona peralihan merupakan lokasi yang berada di tengah, yaitu Sulawesi dan Kepulauan Nusa Tenggara. Disebut dengan zona peralihan karena flora dan fauna di sana merupakan flora serta fauna peralihan dari asiatis dan australis.
Hal tersebut menjadikan flora dan fauna di zona peralihan mempunyai ciri dan karakter campuran dari zona australis dan asiatis serta banyak hewan endemik yang hanya ada di Indonesia.
Adapun contoh fauna endemik pada zona peralihan adalah komodo, anoa, tarsius, babirusa, dan kus kus. Sedangkan, contoh flora pada zona peralihan adalah eboni, gofasa, longusei, cengkeh, sampai cempaka hutan kasar.
3. Australis
Ragam flora dan fauna di Indonesia berikutnya ada pada zona australis yang meliputi wilayah timur, yaitu Kepulauan Maluku dan Papua. Ciri maupun karakter flora dan fauna di sana menyerupai flora fauna khas Australia.
Adapun ciri dari flora fauna pada zona australis adalah sebagai berikut:
Hewan berkantung.
Mamalia cenderung kecil.
Spesies ikan air tawar lebih sedikit.
Spesies burung mempunyai bulu indah berwarna mencolok.
Flora mempunyai daun pararel berbentuk memanjang.
Contoh fauna yang ada di zona australis adalah kangguru pohon, cendrawasih, kasuari, dan wallaby. Sedangkan, contoh floranya, yaitu eboni, siwalan, matoa, dan pakis.
Itu dia sekilas pembahasan mengenai ragam flora dan fauna di Indonesia.(LAU)
