Konten dari Pengguna

Mengenal Sejarah Penjajahan Portugis dan Spanyol di Indonesia

Sejarah dan Sosial

Sejarah dan Sosial

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi penjajahan portugis dan spanyol di indonesia. Sumber: Szelei Robert/pexels.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi penjajahan portugis dan spanyol di indonesia. Sumber: Szelei Robert/pexels.com

Portugis dan Spanyol adalah dua negara asal Eropa yang pernah menjajah Indonesia. Adapun penjajahan Portugis dan Spanyol di Indonesia terjadi sekitar abad ke-16 Masehi.

Mansur dalam Perdagangan dan Penjajahan, menyebutkan bahwa bangsa Spanyol dan Portugis melakukan pelayaran untuk menemukan rempah-rempah dan tiba di Indonesia sekitar awal abad ke-16 Masehi.

Untuk mengetahui lebih lanjut seputar penjajahan Portugis dan Spanyol di Indonesia, simak penjelasan berikut ini.

Penjajahan Portugis dan Spanyol di Indonesia

Ilustrasi penjajahan portugis dan spanyol di indonesia. Sumber: Pixabay/pexels.com

Sebagaimana uraian sebelumnya, Portugis dan Spanyol adalah dua negara yang pernah menjajah Indonesia pada abad ke-16 Masehi. Adapun latar belakang penjajahan Portugis dan Spanyol ini adalah penjelajahan samudera akibat runtuhnya Konstantinopel setelah diserang Turki Utsmani pada 1453.

Peristiwa tersebut membuat harga rempah menjadi naik drastis, sehingga banyak bangsa Barat yang berlomba-lomba untuk mencari daerah penghasil rempah-rempah, termasuk di Indonesia. Adapun sejarah penjajahan Portugis dan Spanyol di Indonesia yakni:

1. Penjajahan Portugis

Portugis adalah negara Eropa pertama yang berhasil menyambangi Asia dan menjalani hubungan perdagangan. Adapun pelaut Portugis yang pertama adalah Bartholomeus Diaz. Dirinya melakukan perjalanan pada 1487 dan dilanjut oleh Vasco serta Gama.

Adapun rombongan Portugis yang pertama kali tiba di Indonesia, tepatnya di Malaka adalah Alfonso de Albuquerque pada 1511. Mereka juga melakukan monopoli perdagangan di Malaka, sehingga memperoleh perlawanan dari masyarakat Melayu.

Pasca itu, sekitar tahun 1512, Portugis berhasil menduduki Ternate, sehingga menjadi negara Eropa pertama yang mampu melakukan monopoli perdagangan rempah di Maluku.

Kedatangan bangsa Portugis ini membuat banyak Kerajaan Islam merasa terancam, termasuk Kerajaan Ternate.

2. Penjajahan Spanyol

Di tengah kekuasaan Portugis di Indonesia, Spanyol menyusul datang ke Maluku pada 1521 setelah sebelumnya berhasil mencapai Kepulauan Massava, Filipina.

Sesampainya di Maluku, tepatnya di wilayah Tidore di bawah pimpinan Kapten Sebastian del Cano, mereka melakukan perdagangan rempah-rempah dengan Sultan Tidore.

Namun, keberhasilan Spanyol menduduki Tidore ini dianggap telah melanggar Perjanjian Tordesillas oleh Portugis. Alhasil, situasi tersebut memicu konflik antara keduanya. Spanyol pun bersekutu dengan Tidore, sementara Portugis bersama Ternate.

Setelah menjalani Perjanjian Saragosa, akhirnya diputuskan bahwa Spanyol harus kembali ke negara jajahannya sebelumnya dan meninggalkan Indonesia.

Demikian informasi mengenai penjajahan Portugis dan Spanyol di Indonesia. [ENF]