Mengenal Sejarah Perang Aceh dalam Melawan Penjajah Belanda

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Menurut sejarah Perang Aceh, perang ini merupakan salah satu peristiwa besar yang pernah terjadi di Indonesia. Perang Aceh adalah perang sebagai bentuk perlawanan rakyat Aceh terhadap pemerintah kolonial Belanda pada tahun 1873 hingga 1912.
Hingga saat ini, sejarah dari Perang Aceh masih menarik untuk diceritakan. Apalagi, Perang Aceh termasuk perang melawan kolonial Belanda terlama yang pernah terjadi di Aceh.
Agar kamu lebih paham tentang sejarah perang yang terjadi di Aceh, maka ikuti penjelasan berikut ini. Dengan penjelasan ini, kamu bisa mengetahui keunikan dari Perang Aceh itu sendiri.
Penjelasan Perang Aceh
Dikutip dari buku IPS Terpadu (Sosiologi, Geografi, Ekonomi, Sejarah) karya Nana Supriatna, Mamat Ruhimat, dan Kosim, ini dia beberapa sejarah Perang Aceh yang wajib kamu ketahui.
1. Sejarah Perang Aceh
Perlawanan gigih terhadap penjajahan Belanda juga dilakukan oleh rakyat Aceh dalam Perang Aceh. Perang ini berlangsung cukup lama, yaitu mulai tahun 1873-1912.
Perang ini terjadi karena keinginan pemerintah kolonial yang ingin menguasai seluruh wilayah Nusantara. Rakyat Aceh tentu saja tidak ingin daerahnya dikuasai oleh para penjajah Belanda.
Rakyat Aceh ingin memiliki kebanggaan atas kerajaannya, terutama pada masa kejayaan Sultan Iskandar Muda (1607-1636).
2. Penyebab Terjadinya Perang Aceh
Ada beragam penyebab terjadinya Perang Aceh, antara lain:
Pemerintah kolonial ingin menguasai Aceh sebagai kerajaan yang kuat dan memiliki kemampuan diplomatis tinggi.
Pemerintah kolonial Belanda melihat bahwa Traktat London (1824) dan Traktat Sumatra (1871) memberi kedudukan yang kuat pada Aceh. Maka dari itu, hal ini bisa menjadi ancaman bagi kedudukan pemerintah Hindia Belanda.
Penolakan rakyat Aceh terhadap tuntutan Belanda mendorong Belanda untuk mengirimkan pasukannya ke Kutaraja, ibu kota Kerajaan Aceh. Namun, usaha untuk menguasai Aceh tersebut mengalami kegagalan. Bahkan, pemimpin pasukan Belanda tewas di depan Masjid Raya Aceh.
3. Keberlangsungan Perang Aceh
Perang Aceh terus berlangsung hingga tahun 1912 melalui serangan gerilya yang tidak terorganisasi.
Perang Aceh menunjukkan kepada Belanda bahwa rakyat Aceh tidak suka dengan penjajahan yang memaksakan nilai-nilai yang bertentangan dengan adat istiadat.
Itulah beberapa penjelasan tentang sejarah Perang Aceh dalam melawan penjajahan Belanda. Hal tersebut bisa menjadi bukti atas kegigihan masyarakat Aceh dalam melawan penjajah Belanda yang semena-mena. (DSI)
